Cek Bagian Penting Motor yang Terkena Hujan Abu Vulkanik Agar Tidak Rusak

Hujan abu vulkanik dapat menjadi ancaman serius bagi sepeda motor. Tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga dapat merusak berbagai komponen vital kendaraan. Partikel abu yang halus dapat menempel dan masuk ke dalam bagian tertentu, sehingga dapat memengaruhi performa motor jika tidak segera ditangani dengan baik.
Oleh karena itu, penting untuk memberikan perhatian ekstra pada motor yang terpapar hujan abu vulkanik, meskipun secara luar tampak tidak ada masalah. Ada beberapa komponen yang perlu diperiksa setelah kendaraan digunakan atau saat terparkir di area yang terkena abu vulkanik.
Salah satu bagian yang harus diperhatikan adalah filter udara. Ketika terkena abu vulkanik, filter udara bisa mengalami penumpukan yang signifikan, yang berpotensi menghambat aliran udara ke mesin. Hal ini dapat berdampak negatif pada performa kendaraan, terutama saat berkendara dalam kondisi tertentu.
Komponen lainnya yang tidak kalah penting adalah sistem pengereman. Abu vulkanik yang menempel pada cakram, kampas rem, atau bagian terkait lainnya dapat mengganggu efektivitas pengereman. Situasi ini menjadi lebih berbahaya jika abu bercampur dengan air atau kotoran lainnya.
Bagi sepeda motor yang menggunakan transmisi otomatis, area Continuous Variable Transmission (CVT) juga wajib diperiksa setelah terkena hujan abu. Partikel abu bisa masuk melalui saluran udara CVT dan menumpuk di dalam rumah CVT, sehingga pemeriksaan dan pembersihan menjadi langkah penting, terutama jika kendaraan berada di lingkungan yang penuh abu dalam waktu lama.
Untuk motor yang dilengkapi dengan rantai, bagian tersebut juga harus menjadi perhatian. Abu yang bercampur dengan pelumas dapat mengakibatkan terbentuknya kotoran yang menempel pada rantai dan komponen penggeraknya. Oleh sebab itu, pembersihan harus dilakukan sebelum motor digunakan kembali dalam aktivitas normal.
Area mesin dan komponen bergerak lainnya juga perlu diperhatikan untuk memastikan tidak ada tumpukan abu yang dapat menyebabkan masalah. Pengendara sebaiknya menghindari menggosok bagian kendaraan yang tertutup abu dalam keadaan kering. Sifat abrasif dari partikel abu berpotensi menimbulkan goresan pada permukaan motor.
Daniel Aria Sulistya Nugroho, Manajer Safety Riding di PT Astra Honda Motor, mengingatkan pentingnya bagi pengendara untuk memprediksi potensi bahaya sejak awal. Dia menekankan agar pengendara tidak memaksakan diri ketika kondisi berkendara tidak aman.
“Persiapkan diri sebelum perjalanan, kurangi kecepatan, jaga jarak yang aman, perhatikan kondisi jalan, dan segera berhenti jika situasi tidak memungkinkan untuk berkendara dengan aman,” jelasnya, mengingatkan kepada semua pengendara untuk tetap waspada.




