bola

Elkan Baggott: Kebanggaan Saya Sebagai Warga Negara Indonesia yang Berkarya di Dunia Sepak Bola

Elkan Baggott baru-baru ini menyatakan kebanggaannya setelah menjadi bagian integral dari Tim Nasional Indonesia yang berhasil meraih gelar juara di FIFA ASEAN Cup 2026.

Sebagai salah satu pemain yang terlibat dalam perjalanan panjang Timnas Indonesia, Baggott merasakan euforia saat timnya mengangkat trofi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada tanggal 5 Oktober 2026.

Setelah Indonesia meraih kemenangan, Baggott mengekspresikan rasa bangganya sebagai individu yang mengenakan seragam Merah Putih. “Hari ini, saya sangat bangga menjadi orang Indonesia,” ungkapnya.

Perjalanan Timnas Indonesia di kancah sepak bola Asia Tenggara, menurut Baggott, telah berlangsung cukup lama. Ia mencatat banyak perubahan yang terjadi, baik di dalam federasi maupun kehadiran wajah-wajah baru di tim.

“Ya, perjalanan ini telah berlangsung dalam waktu yang panjang. Banyak aspek yang berubah di federasi, dan juga banyak wajah baru yang kini ikut berkontribusi,” tuturnya.

Di tengah berbagai perubahan tersebut, Baggott menggarisbawahi satu hal yang tetap menjadi fondasi bagi setiap pemain ketika membela Timnas Indonesia.

“Satu hal yang pasti adalah kami semua mencintai negara ini dan memiliki keinginan untuk mewakilinya dengan sepenuh hati,” jelas Baggott.

Kecintaan terhadap Indonesia menjadi motivasi utama bagi para pemain untuk memberikan performa terbaik saat mengenakan jersey tim nasional, menurut Baggott.

Pemain yang telah bergabung dengan Timnas Indonesia sejak tahun 2021 ini juga menganggap keberhasilan meraih gelar juara sebagai sebuah momen yang sangat berkesan.

Namun, perjalanan menuju gelar tersebut tidaklah mudah. Indonesia sebelumnya harus menerima beberapa hasil yang mengecewakan dalam pertandingan besar.

Menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026, pelatih Herdman menunjukkan kepada para pemain video yang menampilkan momen-momen ketika Indonesia mengalami kekalahan di final sebelumnya.

Salah satu dari momen tersebut adalah saat melawan Thailand. Baggott mengakui bahwa pengalaman tersebut masih teringat jelas di benak para pemain.

Meskipun demikian, pengalaman pahit tersebut menjadi salah satu motivasi saat Indonesia harus kembali berhadapan dengan Thailand di final. Setelah melewati pertandingan yang panjang dan adu penalti yang menegangkan, Indonesia akhirnya meraih gelar juara.

Baggott sekali lagi menegaskan rasa bangganya. “Seperti yang telah saya katakan, hari ini saya sangat bangga menjadi orang Indonesia, dan kami adalah raja Asia Tenggara,” tegasnya.

Related Articles

Back to top button
kpkgg