IHSG Naik 133 Poin Hari Ini, Simak 3 Saham Top Gainers di LQ45

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan momentum kenaikannya hingga akhir sesi perdagangan pada hari Kamis, 5 Maret 2026. IHSG tercatat naik sebesar 1,76 persen, setara dengan 133,47 poin, sehingga menutup perdagangan di level 7.710,54.
Berdasarkan pengamatan melalui platform trading, indeks bergerak dalam pola sideways setelah mengalami lonjakan signifikan di awal perdagangan. Rentang pergerakan IHSG pada hari itu berada antara 7.678 hingga 7.765.
Total nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp 17,94 triliun, dengan volume transaksi sebesar 344,06 juta. Angka ini merupakan akumulasi dari 2,08 juta transaksi yang terjadi sepanjang hari.
Hampir seluruh sektor mencatatkan hasil positif, dengan sektor transportasi menjadi satu-satunya yang mengalami penurunan sebesar 0,13 persen.
Sektor konsumer siklikal menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan kenaikan sebesar 3,40 persen, diikuti oleh sektor industri yang meningkat 2,80 persen. Sektor bahan baku juga mencatat lonjakan yang cukup tinggi, mencapai 2,63 persen.
Tim analis dari sebuah lembaga sekuritas mengungkapkan bahwa rebound IHSG ini didorong oleh sentimen positif dari penguatan indeks bursa global serta aksi bargain hunting. Meskipun demikian, terdapat juga aksi profit taking pada beberapa saham yang sebelumnya mengalami kenaikan pesat, seperti saham di sektor migas.
Sebagian besar indeks pasar saham di bursa Asia juga mengalami rebound pada hari yang sama. Namun, nilai tukar rupiah ditutup melemah di level Rp 16.905 per dolar AS, seiring dengan penurunan nilai mata uang mayoritas di kawasan Asia.
Secara teknikal, indikator Stochastic RSI menunjukkan bahwa IHSG berada di area oversold, yang berpotensi mengindikasikan adanya reversal. Namun, MACD masih menunjukkan pelebaran histogram negatif, menandakan adanya tekanan jual yang berlanjut.
Investor saat ini menantikan rilis data cadangan devisa Indonesia untuk bulan Februari 2026, yang diperkirakan akan mengalami penurunan. Hal ini terjadi di tengah kondisi depresiasi nilai tukar rupiah yang terus berlanjut.
Dalam laporan yang sama, terdapat tiga emiten yang berhasil mencatatkan lonjakan harga saham tertinggi di antara 45 saham unggulan (LQ45), yaitu:
1. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
3. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)
Saham SMGR memimpin dengan peningkatan sebesar 6,80 persen, setara dengan 170 poin, sehingga ditutup di level 2.670.
Saham MDKA juga mencatat kinerja yang baik dengan penguatan 5,54 persen, atau 190 poin, yang membawa harga sahamnya ke level 3.620.
Sementara itu, saham SCMA mengalami kenaikan 5,13 persen, atau 12 poin, dan menutup perdagangan di level 246.
Dengan perkembangan ini, para investor di pasar modal dapat melihat potensi yang ada dalam saham-saham top gainers LQ45. Kenaikan ini bisa menjadi sinyal positif bagi mereka yang mencari peluang investasi yang menjanjikan.




