Hari Keempat Pencarian KM Virgo: 129 Orang Hilang, Penyelaman Terkendala Arus 7 Knot

Pencarian untuk menemukan korban KM Virgo Transport 8 yang terbalik di perairan Laut Jawa telah memasuki hari keempat pada Rabu, 16 September 2026. Hingga saat ini, Basarnas belum berhasil mengevakuasi korban yang selamat dari lokasi kejadian.
Saat ini, sebanyak 129 orang masih terdaftar sebagai hilang dari total 243 individu yang berada di kapal tersebut. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.
“Kami belum berhasil mendapatkan korban baru untuk dievakuasi,” ungkapnya pada Rabu, 16 September 2026.
Walaupun belum menemukan korban, tim SAR gabungan telah menemukan beberapa benda di area pencarian. Barang-barang tersebut diduga terkait dengan para penumpang atau kapal KM Virgo Transport 8.
“Beberapa bagian, atribut, atau barang-barang yang ditemukan di laut telah diambil oleh tim SAR yang melakukan pencarian hari ini,” jelasnya.
Upaya pencarian juga difokuskan di bawah permukaan laut. Namun, arus yang kuat di lokasi menjadi kendala utama bagi tim SAR, terutama bagi para penyelam.
Syafii menjelaskan bahwa tim sudah mempersiapkan penyelam untuk melakukan pencarian di bawah air. Namun, karena arus yang sangat deras, penyelaman terpaksa dihentikan demi keselamatan.
“Saya informasikan bahwa kecepatan arus di lokasi mencapai lebih dari 6 knot, bahkan mendekati 7 knot. Sementara itu, penyelaman direkomendasikan dilakukan ketika kecepatan arus di bawah 1,5 knot,” tambahnya.
Kondisi ini membuat tim penyelam yang sudah diturunkan terpaksa ditarik kembali.
“Setelah tim diturunkan, mereka segera ditarik kembali demi memenuhi faktor keselamatan,” katanya.
Sebelumnya, Basarnas terus memperluas dan menyesuaikan area pencarian untuk menemukan korban yang masih hilang. Selain pencarian di permukaan, upaya untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah laut juga menjadi bagian integral dari operasi penyelamatan.
KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu, 13 September 2026, sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal tersebut diketahui berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu, 12 September 2026.
Di dalam kapal terdapat 243 orang, yang terdiri dari penumpang, awak, dan kru. Hingga Senin, 14 September 2026, sebanyak 114 orang telah ditemukan.




