Rekaman Video Call Ruben Onsu dengan Pria Y: Praktisi Hukum Bahas Aspek Hukum yang Perlu Diketahui

Beredarnya rekaman video call antara Ruben Onsu dan sosok yang dikenal sebagai Pria Y baru-baru ini, menyusul unggahan di Instagram Sarwendah, telah memicu reaksi luas di kalangan publik. Video tersebut tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga memicu berbagai spekulasi dan diskusi mengenai implikasi hukum yang dapat timbul.
Praktisi hukum Ferdinand Hutahaean pun memberikan pandangannya terkait pembelaan yang diajukan oleh pihak Ruben Onsu.
“Kita bisa menggunakan logika bahwa ini jelas merupakan milik Ruben Onsu, dan pengakuan dari lawan bicaranya sudah cukup jelas,” ujar Ferdinand dalam sebuah sesi di YouTube Reyben Entertainment, yang dikutip pada Kamis (15/10/2026).
Lebih lanjut, Ferdinand menegaskan bahwa jika ada pihak yang masih meragukan keaslian video tersebut, itu hanya akan dianggap sebagai pembelaan yang tidak relevan.
Ferdinand juga mengungkapkan kekhawatirannya mengenai dampak moral yang ditimbulkan dari viralnya rekaman ini.
“Mereka harus lebih siap menghadapi konsekuensi yang akan dialami oleh Ruben Onsu. Terutama bukan hanya dari aspek hukum, tetapi juga beban moral yang akan lebih terasa,” imbuhnya.
Tidak hanya Ferdinand, praktisi hukum lainnya, Deolipa Yumara, juga memberikan komentar mengenai isu ini.
Deolipa menyatakan bahwa isi video tersebut mengandung percakapan yang seharusnya tidak disaksikan oleh umum.
Ia berpendapat bahwa dalam video itu terdapat ungkapan yang tidak pantas dan mengarah pada hal-hal yang menyimpang.
“Kita yang menyaksikan juga merasa tidak nyaman, karena terdapat indikasi-indikasi yang tidak sesuai. Ada bahasa-bahasa yang memang seharusnya hanya dipahami oleh orang dewasa,” jelas Deolipa kepada wartawan pada Kamis (15/10/2026).
Ia menambahkan bahwa situasi ini bukanlah dalam konteks yang positif, melainkan lebih kepada penyimpangan yang perlu diwaspadai.
Selain itu, Deolipa mengingatkan tentang aspek hukum yang berkaitan dengan penyebaran percakapan pribadi di media sosial.
Ia menegaskan bahwa pihak yang membagikan video tersebut dapat dikenakan sanksi pidana.
“Jika kita membahas dari sudut pandang hukum, maka pihak yang mengunggah video ini bisa dikenakan pidana,” jelasnya.
“Siapa yang mengupload? Sarwendah bisa saja menghadapi masalah hukum jika Ruben Onsu melaporkan tindakan penyebaran konten pribadinya tanpa izin,” tambah Deolipa.
Ruben Onsu kini menjadi sorotan publik, terutama terkait perselisihannya dengan mantan istrinya, Sarwendah, yang semakin memanas.
Awalnya, konflik antara Ruben dan Sarwendah berfokus pada isu hak asuh anak.
Pihak Ruben mengungkapkan kesulitan dalam menjangkau anak-anaknya, sementara Sarwendah menyatakan bahwa ia tidak pernah melarang anak-anak untuk bertemu Ruben, tetapi anak-anak justru menolak untuk bertemu.




