Presiden FIFA Tingkatkan Keamanan Sepak Bola Indonesia Setelah Tragedi Kanjuruhan

Jakarta – Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan betapa pentingnya aspek keamanan dalam setiap pertandingan sepak bola di Indonesia, terutama setelah insiden tragis di Kanjuruhan.
Infantino menyampaikan bahwa isu keamanan menjadi salah satu topik utama dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto.
Dia menambahkan bahwa berbagai langkah akan diambil untuk memastikan keselamatan dalam setiap pertandingan yang berlangsung.
“Keamanan adalah hal yang sangat penting. Ini adalah aspek yang krusial bagi sepak bola. Kami juga membahas isu keamanan dalam pertemuan ini, dan kami akan berupaya maksimal untuk memastikan keamanan di seluruh pertandingan,” ungkap Gianni di Istana Kepresidenan pada Senin, 5 Oktober 2026.
Menurutnya, menjamin keamanan adalah salah satu prioritas utama baik bagi pemerintah maupun federasi sepak bola. FIFA juga berkomitmen untuk memberikan dukungan melalui keahlian yang dimilikinya.
“Ini adalah salah satu prioritas dari pemerintah dan federasi sepak bola, dan FIFA akan memberikan bantuan berdasarkan keahlian yang kami miliki,” tuturnya.
Sebagai informasi, tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang terjadi setelah pertandingan antara Arema FC dan Persebaya pada 1 Oktober 2022. Insiden tersebut mengakibatkan ratusan korban jiwa.
Dalam kasus tragis ini, terdapat enam orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait insiden di Kanjuruhan, yang merenggut nyawa 131 orang.
Para tersangka tersebut terdiri dari Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) AHL; Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan AH; Security Officer SS; Kepala Bagian Operasional Polres Malang WSS; Danrem 3 Brimob Polda Jatim H; dan Kasat Samapta Polres Malang BSA.




