bola

Kevin Diks Siap Berkolaborasi dengan Jay Idzes untuk Meningkatkan Performa Klub

Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, baru-baru ini menyatakan keinginannya untuk bisa bermain dalam satu tim dengan Jay Idzes. Keduanya telah menjadi pilar penting di lini belakang skuad Garuda dan memiliki hubungan yang sangat baik, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Keinginan Diks untuk berkolaborasi dengan Idzes bukan sekadar omong kosong. Ia mengungkapkan bahwa mereka pernah mendiskusikan kemungkinan untuk bermain bersama di level klub pada tahun lalu. Namun, Diks menyadari bahwa mewujudkan impian tersebut bukanlah hal yang mudah.

“Saya berbicara dengan Jay tahun lalu. Akan sangat luar biasa jika saya bisa bermain bersamanya di klub. Namun, tentu saja, itu sangat menantang,” ungkap Diks dalam sesi media roundtable yang diadakan oleh Bundesliga pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Sejak resmi menjadi Warga Negara Indonesia, Diks dan Idzes telah berkontribusi secara signifikan bagi kekuatan Timnas Indonesia. Idzes saat ini menjabat sebagai kapten utama, sementara Diks dipercaya mengenakan ban kapten saat Idzes absen.

Diks bahkan memimpin Timnas Indonesia menuju gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026, ketika Idzes tidak dapat bermain akibat cedera. Kedekatan antara kedua pemain ini semakin membuat harapan untuk melihat mereka bermain bersama di level klub menjadi semakin menarik.

Namun, realisasi keinginan tersebut tidaklah sederhana. Meskipun keduanya memiliki harapan yang sama untuk bermain dalam satu klub, ada sejumlah faktor yang harus dipertimbangkan, termasuk kesiapan klub untuk merekrut kedua pemain tersebut.

Menurut data dari Transfermarkt, nilai pasar Kevin Diks mencapai sekitar 5 juta euro, yang setara dengan Rp87 miliar. Di sisi lain, nilai pasar Jay Idzes jauh lebih tinggi, yaitu sekitar 14 juta euro atau sekitar Rp243 miliar.

Dengan demikian, total nilai pasar kedua pemain ini mencapai 19 juta euro, atau sekitar Rp330 miliar. Meskipun angka tersebut mencerminkan nilai potensi mereka, hal ini tidak selalu mencerminkan biaya transfer yang harus dikeluarkan oleh klub.

Klub yang tertarik untuk merekrut Diks dan Idzes juga harus mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kontrak masing-masing pemain, negosiasi dengan klub pemilik, serta kebutuhan tim secara keseluruhan. Oleh karena itu, keinginan Diks untuk bermain dengan Idzes masih membutuhkan waktu dan usaha untuk dapat terwujud.

Kevin Diks berharap agar semakin banyak pemain Indonesia yang dapat menyusul ke Bundesliga, sehingga mereka bisa memperkuat kompetisi sepak bola di Eropa.

Related Articles

Back to top button
kpkgg