berita

Hasan Nasbi, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Mantan Juru Bicara Prabowo-Gibran

Jakarta – Nama Hasan Nasbi kembali mencuri perhatian publik setelah resmi diangkat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi oleh Presiden Prabowo Subianto pada hari Senin, 27 April 2026. Penunjukan ini menandai kembalinya Hasan ke dunia pemerintahan setelah sebelumnya tidak lagi menjabat dalam kabinet.

Sosok Hasan Nasbi

Hasan Nasbi adalah figur yang sudah tidak asing lagi dalam arena politik dan komunikasi strategis di Indonesia. Ia dikenal sebagai konsultan politik berpengalaman, dengan catatan panjang dalam berbagai peran, termasuk sebagai juru bicara Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka pada pemilihan presiden 2024.

Pria yang lahir di Bukittinggi, Sumatra Barat, pada 11 Oktober 1979 ini merupakan lulusan Ilmu Politik dari Universitas Indonesia. Kariernya dimulai di dunia jurnalistik, sebelum beralih menjadi peneliti dan konsultan politik. Ia juga merupakan pendiri lembaga survei Cyrus Network, yang terkenal dalam menganalisis opini publik di tanah air.

Sepanjang kariernya, Hasan pernah menduduki posisi strategis sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) pada tahun 2024. Namun, masa jabatannya berakhir pada tahun 2025, setelah terjadinya perombakan dalam struktur komunikasi pemerintahan.

Meskipun sempat tidak lagi berada dalam kabinet, Hasan kembali mendapatkan kepercayaan dari Presiden Prabowo untuk mengisi posisi sebagai penasihat khusus di bidang komunikasi. Penunjukan ini menunjukkan bahwa perannya masih dianggap signifikan dalam membantu pemerintah merumuskan strategi komunikasi publik yang efektif.

Selama perjalanan kariernya, Hasan aktif terlibat dalam banyak kampanye politik besar. Ia pernah menjadi bagian dari gerakan relawan dan strategi komunikasi untuk berbagai tokoh nasional, yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tokoh kunci dalam bidang komunikasi politik di Indonesia.

Pada tahun lalu, Hasan Nasbi memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisinya di Kabinet Merah Putih. Menurut pengakuannya, ia telah mengajukan pengunduran diri pada tanggal 21 April 2025.

Surat pengunduran dirinya dikirimkan kepada Presiden Prabowo melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

“Pada hari ini, 21 April 2025, tampaknya waktu itu sudah tiba. Surat pengunduran diri saya telah saya tanda tangani dan saya kirimkan kepada presiden melalui dua sahabat baik saya,” ujar Hasan melalui akun Instagram @totalpolitikcom.

Baru-baru ini, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi di Istana Negara, menandai babak baru dalam perjalanan karier politiknya.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k