lifestyle

Hari Malaria Sedunia: Gejala, Pencegahan, dan Tindakan Efektif untuk Kesehatan Anda

Hari Malaria Sedunia diperingati setiap tanggal 25 April. Peringatan ini di tahun 2026 kembali menjadi pengingat penting bahwa malaria masih merupakan ancaman kesehatan global yang harus diwaspadai. Penyakit ini disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles, sehingga memerlukan perhatian yang serius, terutama dalam hal deteksi dini dan upaya pencegahannya.

Pada momentum Hari Malaria Sedunia tahun ini, berbagai kegiatan dilakukan, termasuk pemeriksaan kesehatan massal dan sesi edukasi di Helens Night Mart, Yogyakarta, pada 25 April 2026. Lebih dari 150 warga, terutama dari Dusun Mudal, Kelurahan Sariharjo, berpartisipasi dalam acara ini untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis serta pengetahuan tentang malaria. Mari kita simak lebih lanjut mengenai kegiatan tersebut.

Dalam sesi edukasi, dr. Sri Haryati, MKK., seorang dokter dari Rumah Sakit Siloam Yogyakarta, mengingatkan bahwa malaria adalah penyakit serius yang tidak boleh dianggap sepele. Gejala yang ditimbulkan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan berpotensi menyebabkan komplikasi jika tidak ditangani dengan cepat.

Dr. Sri Haryati menjelaskan beberapa gejala malaria yang penting untuk dikenali, antara lain demam tinggi yang muncul secara berkala, menggigil, sakit kepala, mual, dan kelemahan ekstrem. Menurutnya, pemahaman yang baik dari masyarakat sangat penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

“Malaria adalah penyakit yang bisa dicegah jika masyarakat memahami gejala dan cara pencegahannya dengan baik. Melalui kegiatan semacam ini, kami berharap masyarakat dapat lebih waspada terhadap gejala awal malaria dan menerapkan pola hidup sehat untuk mengurangi risiko penularan,” ungkap dr. Sri Haryati dalam penjelasannya.

Selain mengenali gejala, masyarakat juga diingatkan tentang langkah-langkah pencegahan yang sederhana namun sangat efektif. Beberapa langkah tersebut meliputi:

– Menjaga kebersihan lingkungan

– Menguras atau menutup genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk

– Menggunakan kelambu saat tidur

– Memakai obat anti-nyamuk, terutama pada malam hari

Andrew Susanto, Komisaris Utama Holywings Group dan Ketua Program CSR Holywings Peduli, menekankan bahwa peringatan Hari Malaria Sedunia adalah momen krusial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan.

“Melalui kegiatan cek kesehatan massal dan talkshow mengenai malaria ini, kami berharap masyarakat menjadi lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan mereka. Hari Malaria Sedunia menjadi kesempatan bagi kami untuk memberikan layanan kesehatan yang bermanfaat dan meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit ini,” kata Andrew Susanto.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k