Bakar Duit 5K di Mahjong Ways Pakai Infinix Worthy Bocoran Rahasia Main Mahjong Ways di Tecno Camon 30 Buat Pemula Cara Main Mahjong Ways di iPhone Agar Auto Maxwin 10K Game Mahjong Ways di HP Samsung: Performa & Tips Menang 5K Gila! Poco F6 Bisa Jalanin Mahjong Ways 5K HP Xiaomi Main Mahjong Ways Lancar, Simak Review & Trik PGSoft Layar OLED OPPO untuk Grafik Mahjong Ways Habanero Terbaik Menang 10K di Mahjong Ways Tanpa Google di Huawei HarmonyOS Realme GT Neo6 vs Mahjong Ways: Bisa 5K No Lag Review Lengkap Mahjong Ways 10K di Vivo V Series
Analisis Ritme Putaran Slot Terbaru Pragmatic Bocoran Jam Hoki Olympus Hari Ini Pragmatic Cara Melihat Peluang Scatter Gratis PG Soft Pola Mahjong Ways Tangkas Menang PG Soft Rahasia Manajemen Bankroll Profesional 10K Spin Turbo Campuran Manual Pragmatic Strategi Menang di KoiGate Malam Ini Habanero Strategi Taruhan Kecil Hasil Melimpah 5K Tips Main Aman Modal Minim 5K Trik Mendapatkan Multiplier Tinggi Habanero Fakta Pola RTP Rahasia yang Baru Terungkap Racikan Strategi Pola RTP Terbaru & Terkini Sistem Strategi Menang Terkini Versi Terbaru Analisis Pola dan Tips Bermain Mahjong Ways Terbaru Panduan Gates of Olympus Berdasarkan Analisis Strategi Pembahasan Analisis Pragmatic Play dan Jam Main Terbaik Strategi Pragmatic Play dengan Analisis Jam Bermain Analisis Pola Bermain PG Soft dan Jam Bermain Terbaik Panduan Analisis PG Soft untuk Strategi Bermain Cerdas Pembahasan Gates of Olympus dengan Analisis Pola Terkini Strategi Bermain Mahjong Ways Melalui Analisis dan Jam Aktif Habanero Gacor Anti Zonk PG Soft Jalur JP Anti Rungkad Terbongkar Mahjong Ways Pintu Scatter Terbongkar Pragmatic Play Celah Jackpot Cara Baca Pola Menang: Panduan Lengkap Insight Cara Kuasai RTP NetEnt Hari Ini Cara Menang Red Tiger Lebih Aman Habanero Proyeksi Harian Berbasis RTP Habanero Proyeksi RTP Harian Pendekatan Objektif
bisnis

Prabowo Diharapkan Memprioritaskan 8 Program Unggulan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Presiden Prabowo saat ini tengah mengimplementasikan delapan program unggulan sebagai bagian dari strategi besar yang bertujuan untuk mengatasi masalah struktural di Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi Presiden Prabowo untuk melakukan evaluasi terhadap kementerian-kementerian yang bertanggung jawab atas pelaksanaan delapan program unggulan dalam kabinetnya.

Ekonom dari Adidaya Institute, Bramastyo B. Prastowo, menegaskan bahwa Presiden Prabowo tidak perlu ragu untuk melakukan reshuffle terhadap menteri-menteri yang tidak menunjukkan kinerja yang baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Evaluasi dan reshuffle harus berbasis pada kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan di depan publik,” ucap Bramastyo dalam keterangannya yang dirilis pada Jumat, 27 Februari 2026.

“Siapa pun yang tidak mampu untuk melaksanakan tugas, tidak transparan, dan tidak memberikan dampak nyata seharusnya diganti,” tambahnya.

Bram kembali menekankan bahwa strategi kebijakan Big Bang dan Big Push yang digagas oleh Presiden Prabowo tidak akan berhasil jika kabinet pemerintahan diisi oleh individu yang tidak mengerti kerangka kerja dan tidak mampu menjalankan program-program tersebut.

Para pembantu Presiden harus berfungsi sebagai pendorong bagi strategi Big Bang-Big Push, bukan justru menjadi penghambat. “Kedua strategi ini hanya dapat berhasil jika kabinet diisi oleh pemimpin yang mampu mengeksekusi (delivery leaders) dan bukan sekadar komunikator,” ujar Bram.

Meskipun ia tidak menyebutkan nama-nama menteri yang dinilai kurang berkontribusi dalam mendukung delapan program unggulan Presiden Prabowo, Bram yakin bahwa Presiden Prabowo pasti mengetahui kementerian mana yang belum berfungsi secara optimal dalam melaksanakan program-program tersebut.

“Setidaknya semua kementerian yang berkaitan dengan delapan program unggulan, terutama yang berkaitan dengan Mesin Ekonomi, perlu dievaluasi oleh Presiden Prabowo. Kami sepenuhnya menyerahkan penilaian ini kepada hak prerogatif Presiden,” jelasnya.

Sebelumnya, hasil survei dari Adidaya Institute mengungkapkan bahwa 43 persen ahli percaya bahwa tiga program unggulan Prabowo-Gibran (Kampung Nelayan, KDKMP, dan 3 Juta Rumah) berpotensi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru. Survei tersebut menunjukkan bahwa tiga program ini dianggap dapat menciptakan produksi, menyerap tenaga kerja, dan meningkatkan perputaran uang di daerah.

Survei yang dilakukan oleh Adidaya Institute berlangsung dari Desember 2025 hingga Februari 2026 di 12 kota besar di Indonesia, termasuk Medan, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Samarinda, Banjarmasin, Makassar, Manado, dan Ternate.

Back to top button
slot qris