lifestyle

Kamera Dashcam Modern Kini Dilengkapi Fitur AI Canggih untuk Keamanan Lebih Baik

Kamera dashboard atau yang lebih dikenal dengan istilah dashcam telah mengalami evolusi signifikan. Kini, dengan kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI), perangkat ini tidak hanya merekam perjalanan, tetapi juga mampu mengidentifikasi kondisi jalan, menganalisis perilaku pengemudi, dan memberikan peringatan jika ada potensi bahaya yang mengancam.

Transformasi ini terlihat jelas pada berbagai produk dashcam terbaru yang mengintegrasikan teknologi pemantauan berbasis AI dengan sistem kamera canggih.

Sistem AI ini dirancang untuk mendeteksi beragam risiko, mulai dari jarak kendaraan yang terlalu dekat, perubahan jalur yang tidak terduga, hingga penggunaan ponsel saat berkendara dan tanda-tanda kelelahan. Dengan demikian, sistem ini mampu memberikan peringatan suara secara langsung kepada pengemudi di dalam kendaraan.

Dengan kehadiran teknologi AI, dashcam kini berfungsi lebih proaktif. Berbeda dengan kamera konvensional yang hanya menyimpan rekaman untuk ditinjau setelah terjadi kecelakaan, dashcam AI dapat melakukan analisis situasi secara real-time selama perjalanan berlangsung.

Teknologi ini sangat menarik perhatian, terutama bagi perusahaan yang mengoperasikan armada kendaraan dalam jumlah besar. Data yang diperoleh dari kamera dapat membantu pengelola armada memahami pola berkendara dan berbagai kejadian yang berpotensi berisiko.

Lebih dari itu, teknologi ini berpotensi untuk mengintegrasikan kamera, perangkat telematika, dan sistem pelatihan pengemudi dalam satu platform komprehensif. Hal ini menjadikan rekaman bukan hanya sebagai bukti visual, tetapi juga sebagai bagian dari sistem pemantauan yang mendukung keselamatan berkendara.

Teknologi AI juga mulai diterapkan untuk mengenali objek di sekitar kendaraan. Selain itu, sistem Advanced Driver-Assistance Systems (ADAS) hadir untuk memberikan peringatan terkait perubahan jalur, potensi tabrakan depan, serta ancaman tabrakan dengan pejalan kaki dan kendaraan lain.

Menurut data dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, faktor manusia menyumbang sekitar 95 persen dari total 148.798 kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada tahun 2023, yang menyebabkan lebih dari 22.000 kematian, atau sekitar 60 orang setiap harinya.

Dalam rangka membantu perusahaan mengatasi risiko ini sejak awal, Cartrack meluncurkan AI Dash Pro di Indonesia. Dashcam dengan teknologi AI ini mampu mendeteksi perilaku berkendara yang berisiko saat sedang berlangsung, memberikan kesempatan kepada pengemudi dan manajer untuk bertindak sebelum kecelakaan terjadi.

“Teknologi memiliki tanggung jawab bersama untuk mengambil tindakan. Kami telah mengidentifikasi risiko seperti kelelahan dan distraksi saat risiko tersebut terjadi, sehingga pengemudi dapat bertindak sebelum risiko berkembang menjadi kecelakaan,” ungkap Carmen Calisto, Chief Strategy & Marketing Officer di Cartrack.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k