bola

Real Madrid Menang 2-1 atas Inter Milan, Jose Mourinho Ungkap Ketidakpuasan Terhadap Hasil

Real Madrid memulai perjalanan mereka di Liga Champions 2026-2027 dengan catatan positif, meraih kemenangan 2-1 atas Inter Milan di Stadion Santiago Bernabeu pada Rabu, 9 September 2026 dini hari WIB. Meskipun hasil ini menggembirakan bagi para pendukung, pelatih Jose Mourinho mengungkapkan bahwa ia merasa kurang puas dengan performa timnya selama pertandingan.

Mourinho menilai bahwa timnya kehilangan kendali atas permainan dan terjebak dalam beberapa situasi berisiko yang seharusnya bisa dihindari. Ia merasa Real Madrid seharusnya bisa tampil lebih baik daripada yang terlihat di lapangan.

Kendati meraih tiga poin di pertandingan pembuka fase grup, Mourinho menggarisbawahi bahwa jalannya laga terlalu terbuka dan tidak selaras dengan strategi permainan yang ingin ia terapkan. Bagi Mourinho, hasil seharusnya tidak hanya diukur dari skor akhir, tetapi juga dari penguasaan permainan yang lebih baik.

“Secara keseluruhan, pertandingan ini bisa berakhir dengan skor 5-1 atau 6-1 untuk kami, atau bahkan 6-6. Saya tidak ingin menyebutkan bahwa Inter memiliki peluang untuk menang, tetapi kami memang menciptakan lebih banyak kesempatan,” ungkap Mourinho dalam konferensi pers pasca pertandingan, seperti yang dilaporkan oleh Diario AS.

Pelatih asal Portugal itu mengakui ketidaksukaannya terhadap pertandingan yang berlangsung tanpa kontrol yang jelas. Ia lebih menginginkan Real Madrid meraih kemenangan dengan cara yang lebih dominan dan terstruktur, bukan hanya mengandalkan penampilan gemilang dari penjaga gawang.

“Saya lebih memilih untuk mencetak lima, enam, atau tujuh gol, namun dengan kontrol penuh, bukan hanya mengandalkan kiper yang tampil luar biasa,” jelasnya.

Menurut Mourinho, performa Thibaut Courtois menjadi salah satu kunci sukses kemenangan Real Madrid. Ia bahkan berpendapat bahwa Courtois pantas mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik pada laga tersebut. Namun, penghargaan itu jatuh kepada Federico Valverde, yang dinyatakan sebagai man of the match oleh UEFA.

“Jika kita membahas siapa yang berhak mendapatkan penghargaan MVP, saya rasa mereka yang mengambil keputusan hari ini sedikit lengah. Jika Courtois tidak mendapatkan penghargaan ini, mungkin kesempatan selanjutnya akan sulit didapatkan,” kritik Mourinho.

Tak hanya itu, Mourinho juga mengamati adanya penurunan intensitas dalam pertahanan Real Madrid ketika Inter Milan berhasil mencetak gol. Ia menunjukkan keprihatinan terhadap cara timnya mengelola tekanan saat lawan berhasil menyamakan kedudukan.

“Kalau kita perhatikan gol yang dicetak oleh Inter, jelas terlihat bahwa intensitas pertahanan kami sudah menurun,” tambahnya.

Meskipun demikian, kemenangan atas Inter Milan tetap menjadi modal berharga bagi Real Madrid untuk memulai langkah mereka di fase grup Liga Champions 2026-2027. Mourinho menyebutkan bahwa memperoleh tiga poin di pertandingan pertama sangatlah penting untuk meningkatkan peluang timnya dalam lolos ke fase berikutnya.

“Ini adalah pertandingan yang sangat menantang, dan tiga poin yang kami peroleh sangat berarti. Kini, kami hanya membutuhkan tiga poin tambahan untuk memastikan kelolosan. Saya sangat optimis kami akan mencapainya. Namun, mendapatkan tiga poin di laga perdana ini adalah langkah yang krusial,” tutup Mourinho.

Dengan hasil ini, Real Madrid tidak hanya meraih kemenangan, tetapi juga mendapatkan pelajaran berharga tentang pentingnya kontrol permainan dan intensitas dalam bertahan. Mourinho, dengan segala pengalamannya, tentunya akan berusaha untuk memperbaiki kekurangan tersebut dalam pertandingan-pertandingan mendatang.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k