G-Dragon Raup Ratusan Miliar Rupiah di 2025 dari Tur Dunia dan Album Solo

Pendapatan yang diraih oleh G-Dragon kembali menjadi sorotan publik. Sebagai pemimpin dari grup ikonik BIGBANG, artis ini dilaporkan memperoleh penghasilan yang sangat mengesankan sepanjang tahun 2025 berkat aktivitasnya yang padat di dunia musik dan hiburan.
Berdasarkan informasi terkini dari agensinya, Galaxy Corporation, G-Dragon diperkirakan menerima sekitar ₩60 miliar KRW, yang jika dikonversi setara dengan sekitar Rp700 miliar. Jumlah tersebut belum termasuk pendapatan dari royalti lagu, kontrak iklan, dan proyek-proyek lainnya, sehingga total penghasilan yang sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi. Mari simak lebih lanjut mengenai pencapaian ini.
Keberhasilan finansial G-Dragon di tahun 2025 tidak terlepas dari keterlibatannya yang sangat aktif di industri hiburan. Ia merilis album solo ketiganya yang bertajuk Übermensch, yang langsung menuai perhatian dari penggemar di berbagai belahan dunia.
Setelah peluncuran album tersebut, G-Dragon melanjutkan dengan menggelar tur dunia yang sangat ambisius, dimulai di kota Goyang pada bulan Maret. Tur ini kemudian menjangkau berbagai kota internasional, menjadikannya salah satu tur paling sukses di tahun tersebut.
Secara keseluruhan, G-Dragon mengadakan 39 konser di 17 kota, dengan total penonton mencapai sekitar 825.000 orang. Antusiasme penggemar yang tinggi berkontribusi pada lonjakan pendapatan dari tur ini secara signifikan.
Berkat rangkaian aktivitas tersebut, total pendapatan yang dihasilkan untuk perusahaannya mendekati ₩300 miliar KRW, atau sekitar Rp3,5 triliun. Angka ini mencakup pendapatan dari penjualan tiket konser, merchandise, kontrak iklan, serta hak cipta musik.
Laporan audit yang dirilis pada 6 April menunjukkan bahwa biaya layanan pembayaran artis di Galaxy Corporation mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai ₩71,4 miliar KRW, atau sekitar Rp830 miliar. Jumlah ini meningkat hingga 31 kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Menariknya, saat G-Dragon tidak aktif, biaya tersebut hanya berkisar pada ₩800 juta KRW, atau sekitar Rp9 miliar. Hal ini menunjukkan betapa besar dampak aktivitas sang artis terhadap pendapatan perusahaan.
Setelah mempertimbangkan berbagai biaya operasional yang mencakup layanan hukum dan promosi, nilai pembayaran yang diterima G-Dragon diperkirakan tetap berada di atas ₩65 miliar KRW, atau sekitar Rp760 miliar.
Pihak agensi juga menjelaskan bahwa sebagian dari biaya tersebut digunakan untuk mendukung pelaksanaan tur dunia, termasuk kolaborasi dengan pihak eksternal. Biaya outsourcing perusahaan bahkan melonjak hingga mencapai ₩94,3 miliar KRW, atau sekitar Rp1,1 triliun, meningkat lebih dari 600 persen dibandingkan tahun lalu.




