Konflik yang terjadi antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menarik perhatian publik setelah tersebarnya rekaman video call yang menunjukkan Ruben bersama seorang pria berinisial Y. Namun, pihak Ruben memilih untuk tidak terfokus pada isi video tersebut. Sebaliknya, mereka lebih memusatkan perhatian pada cara rekaman itu diperoleh dan bagaimana penyebarannya dapat terjadi.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menegaskan bahwa hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah dugaan tindakan melawan hukum terkait penyebaran rekaman tersebut. Ia menyatakan bahwa meskipun kebenaran isi video menjadi subjek perdebatan, hal itu tidak menghilangkan permasalahan hukum yang dihadapi kliennya.
“Saya rasa isi video tersebut bukan lagi fokus utama bagi kami. Dalam konteks hukum, masalah yang kami hadapi bukan terletak pada konten video,” jelas Minola kepada awak media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
“Yang lebih penting adalah tindakan yang dilakukan untuk mengambil dan menyebarkan rekaman ini,” tambahnya.
Minola berpendapat bahwa terlepas dari apa yang terekam dalam video, tindakan mengunggah konten tersebut tanpa izin dan dengan dugaan pelanggaran hukum tetap menjadi perhatian utama mereka. Ia juga mengungkapkan bahwa rekaman itu diduga diperoleh dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan hukum.
“Apapun isi video tersebut, tidak akan menghilangkan kejahatan yang dilakukan oleh pihak yang mengunggahnya secara ilegal,” ungkapnya.
“Apalagi jika rekaman itu diperoleh dengan cara yang melanggar hukum,” tegasnya.
Pihak Ruben juga membantah keaslian konten rekaman video call yang beredar di media sosial. Menurut Minola, ada bagian dari video tersebut yang menurut kliennya tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
“Oleh karena itu, substansi isi video itu tidak lagi menjadi perhatian bagi kami. Klien kami menganggap ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan kenyataan. Ada penggiringan informasi. Itulah mengapa kami menyebutkan bahwa ada bagian yang diedit,” tambah Minola.
Ruben Onsu telah mengambil langkah hukum demi kepentingan anak-anaknya.
Sebelumnya, Ruben melaporkan dua kasus ke Polda Metro Jaya pada tanggal 11 Oktober 2026. Laporan tersebut terkait dugaan akses ilegal dan pencemaran nama baik, setelah Sarwendah mengunggah rekaman video call Ruben dengan pria berinisial Y di akun Instagram-nya.
Ruben menegaskan bahwa tindakan hukum yang diambilnya bukan hanya sekadar respons terhadap konflik dengan mantan istrinya. Ia menyatakan bahwa tujuan utamanya adalah untuk melindungi harga diri di hadapan ketiga anaknya, agar mereka tidak terbebani oleh berbagai komentar negatif yang muncul setelah video tersebut beredar.

