lifestyle

Ustaz Khalid Basalamah Tegaskan: Hanya Ada Satu Agama, Yaitu Islam

Jakarta – Percakapan mengenai perbedaan keyakinan kembali menarik perhatian, terutama setelah kehadiran Ustaz Khalid Basalamah dalam podcast Kasisolusi yang dipandu oleh Daniel Mananta. Dalam diskusi ini, mereka membahas berbagai isu keagamaan, termasuk pengertian tauhid serta pandangan Islam mengenai para nabi.

Dalam pembicaraan tersebut, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan pandangan teologis umat Islam terkait asal mula agama. Ia menekankan bahwa dalam perspektif Islam, Tuhan hanya menurunkan satu agama kepada umat manusia sejak awal penciptaan. Mari kita simak lebih dalam mengenai hal ini.

“Dalam pandangan umat Islam, hanya ada satu agama yang Allah anugerahkan, dan tidak ada agama lain yang diturunkan,” ungkap Ustaz Khalid Basalamah dalam sebuah kutipan yang diambil pada Minggu, 15 Maret 2026.

Ia melanjutkan dengan menjelaskan bahwa seluruh nabi yang diakui dalam sejarah membawa pesan yang sama, yaitu seruan untuk menyembah Tuhan Yang Esa dan menjalankan ketaatan kepada-Nya dengan sepenuh hati.

Khalid Basalamah juga menyebutkan sejumlah nabi yang diyakini umat Islam sebagai penyampai risalah tersebut, mulai dari Nabi Adam hingga Nabi Isa. Hal ini menegaskan kesinambungan ajaran yang dibawa oleh para nabi sepanjang sejarah.

“Jadi, Nabi Adam, Nabi Idris, Nabi Hud, Nabi Shalih, Nabi Syuaib, Nabi Sulaiman, Nabi Daud, Nabi Musa, Nabi Isa, dan Nabi Ilyasa semuanya adalah Muslim,” jelas Ustaz Khalid Basalamah.

Ia menekankan bahwa kedatangan Nabi Muhammad bukanlah untuk memperkenalkan agama baru, tetapi untuk meneruskan pesan yang telah disampaikan oleh nabi-nabi sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa ajaran Islam adalah sebuah kesinambungan.

“Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah penerus dari estafet ini, bukan pendiri agama baru,” tambahnya dengan tegas.

Untuk memperkuat argumennya, ia juga merujuk pada salah satu ayat dalam Al-Qur’an yang sering digunakan sebagai dasar dalam memahami konsep agama dalam Islam.

“Allah menegaskan dalam Al-Qur’an, khususnya dalam Surah Ali Imran ayat 19, bahwa ‘Inna ad-dina ‘indallahi al-Islam’, yang berarti agama di sisi Allah hanyalah Islam,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Khalid Basalamah juga memberikan analogi yang diambil dari hadis Nabi Muhammad SAW mengenai hubungan antara diri beliau dengan nabi-nabi sebelumnya.

“Perumpamaan diriku dengan para nabi sebelumku bagaikan sebuah bangunan megah, tetapi ada satu bagian yang masih kosong,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa Nabi Muhammad diibaratkan sebagai bagian terakhir yang menyempurnakan struktur bangunan tersebut, menandakan penyelesaian dari misi para nabi sebelumnya.

“Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: ‘Akulah satu batu bata yang melengkapi bangunan itu,'” ucapnya untuk menjelaskan makna hadis tersebut, menegaskan pentingnya peran beliau dalam sejarah risalah agama.

Ustaz Khalid Basalamah dengan tegas menekankan bahwa semua nabi membawa misi yang sama, yaitu mengajak umat manusia untuk kembali kepada ajaran Tuhan yang satu. Tindakan ini adalah bagian dari tradisi yang terus berlangsung hingga kehadiran Nabi Muhammad.

Dengan demikian, ajaran Islam bukanlah sebuah inovasi baru, melainkan sebuah kelanjutan dari pesan-pesan yang telah dibawa oleh para nabi sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang konsisten dan universal, yang ditujukan untuk seluruh umat manusia.

Pernyataan Ustaz Khalid Basalamah mengajak kita untuk merenungkan makna dan tujuan dari agama yang kita anut. Dalam konteks ini, penting bagi umat Islam untuk memahami bahwa agama Islam adalah puncak dari semua ajaran yang telah disampaikan oleh nabi-nabi sebelum Nabi Muhammad.

Dengan demikian, keyakinan bahwa hanya ada satu agama, yaitu Islam, bukanlah sebuah pernyataan yang mengisolasi, melainkan sebuah pengingat akan pentingnya kesatuan dalam mengabdi kepada Tuhan yang Esa. Hal ini juga menjadi landasan bagi umat Islam untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan pemeluk agama lain, berdasarkan saling menghargai dan memahami.

Penting bagi kita untuk mengenali bahwa perbedaan dalam keyakinan bukanlah halangan untuk berdialog dan berinteraksi dengan baik. Ustaz Khalid Basalamah, melalui diskusi ini, mengajak kita untuk tetap bersikap terbuka dan toleran, sekaligus memperdalam pemahaman tentang ajaran agama Islam yang sebenarnya.

Related Articles

Back to top button
slot qris slot qris