Tokopedia dan TikTok Shop mencatatkan lonjakan transaksi yang luar biasa, mencapai 15 kali lipat selama waktu sahur dalam kampanye bertajuk ‘Ramadhan Ekstra Seru 2026’. Peningkatan ini didorong oleh aktivitas siaran langsung yang dilakukan di platform TikTok.
Stephanie Susilo, Direktur Eksekutif Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, menyatakan bahwa dengan memanfaatkan kekuatan penemuan dan komunitas yang dimiliki TikTok, mereka berhasil menciptakan pengalaman berbelanja yang aman dan nyaman bagi baik pembeli maupun penjual.
“Berbagai penawaran menarik dalam kampanye Ramadhan Ekstra Seru ini sangat mendukung, terutama pada jam-jam puncak Ramadan seperti saat sahur,” ungkap Stephanie dalam keterangannya pada Rabu, 1 April 2026.
Sepanjang bulan Ramadan 2026, sebanyak 38 miliar orang menyaksikan siaran langsung dari para penjual dan kreator konten afiliasi. Lonjakan transaksi di TikTok Shop by Tokopedia mencapai 15 kali lipat selama momen sahur pada tahun ini.
“Data ini menunjukkan bahwa konten video di TikTok bukan hanya memberikan inspirasi, tetapi juga membantu penjual memaksimalkan pertumbuhan mereka pada waktu-waktu krusial seperti Ramadan. Kami sangat bangga dengan pencapaian yang diraih oleh para penjual yang terlibat dalam kampanye ini,” tambah Stephanie.
Dalam kategori fesyen muslim, penjual di TikTok Shop berhasil mencatatkan peningkatan transaksi hingga tiga kali lipat berkat kampanye Ramadhan Ekstra Seru 2026, dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Sementara itu, Tokopedia melaporkan lonjakan transaksi hingga tiga kali lipat dalam satu jam pertama pada hari puncak kampanye Ramadhan Ekstra Seru 2026, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Menurut data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia tahun 2022, sektor fesyen menyumbang sekitar 17,6 persen dari total nilai ekonomi kreatif, yang mencapai Rp225 triliun. Ini menjadikannya salah satu kontributor terbesar terhadap PDB, bersanding dengan kuliner dan kriya.
“Dengan potensi besar ini, bulan Ramadan menjadi waktu yang sangat strategis bagi merek lokal untuk meningkatkan pertumbuhan serta memperkuat peran sektor fesyen dalam perekonomian kreatif nasional,” jelasnya.
Sebagai catatan, melalui program Ramadhan Ekstra Seru 2026, merek fesyen lokal seperti Batik Christo berhasil mencatatkan peningkatan transaksi lebih dari empat kali lipat di TikTok Shop.
Sedangkan Fortklass mengalami lonjakan pesanan hampir 12 kali lipat di Tokopedia selama kampanye berlangsung. Kedua contoh ini menegaskan bahwa sinergi antara momentum Ramadan dan kampanye digital dapat mendorong pertumbuhan yang signifikan bagi merek lokal.

