Site icon Kodokoala Media

PPP Sumut Tingkatkan Dukungan Sosial Keagamaan dan Perempuan Menuju 2029

Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Utara yang berlangsung saat ini menegaskan komitmen untuk kebersamaan dan konsolidasi organisasi menjelang Pemilu 2029. Kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat basis politik partai di provinsi ini, yang diharapkan bisa mendongkrak perolehan suara secara signifikan.

Imam Fauzan, Bendahara Umum DPP PPP, membuka kegiatan ini dengan penuh optimisme, menegaskan bahwa Muskerwil kali ini menjadi titik balik bagi partai dalam menyatukan visi dan misi di Sumatera Utara.

“InsyaAllah, Muskerwil hari ini menjadi sinyal bahwa perbedaan pandangan di Sumut tidak lagi menjadi penghalang,” ungkap Fauzan di Hotel Miyana, Medan, pada hari Minggu, 12 April 2026, menekankan pentingnya kesatuan dalam perjuangan politik.

Fauzan juga menyoroti urgensi untuk menempatkan kembali kader-kader terbaik PPP di posisi strategis, baik di DPR maupun DPRD. Hal ini dianggap sebagai tanggung jawab kolektif untuk memastikan kemenangan di Pemilu 2029.

“Ini adalah tugas dan pekerjaan rumah bagi semua pihak di Sumatera Utara untuk mengembalikan sebanyak mungkin kader terbaik ke DPRD pada tahun 2029,” tegas Fauzan, mengingatkan pentingnya soliditas dalam upaya meraih suara.

“Perlu ada pencarian tokoh-tokoh sentral untuk merevitalisasi basis yang sudah ada. Dengan merangkul tokoh-tokoh baru yang bergabung dengan PPP dan menguatkan yang sudah ada sebelumnya, saya percaya kita dapat mencapai kejayaan kembali di Sumatera Utara,” tambahnya.

Sementara itu, Sarmadan Nur Siregar, Ketua DPW PPP Sumatera Utara, menjelaskan langkah-langkah konsolidasi yang akan diambil setelah Muskerwil. Kegiatan selanjutnya adalah Musyawarah Cabang (Muscab) untuk membentuk struktur kepengurusan baru hingga tingkat ranting, guna memperkuat organisasi dan memastikan kekuatan partai dapat diukur secara efektif.

“Setelah Muskerwil, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan Muscab untuk menentukan kepengurusan baru yang sesuai dengan arahan DPP, dari level atas hingga ranting,” ujar Sarmadan, menekankan pentingnya keselarasan dalam struktur partai.

Dia juga menekankan bahwa strategi konsolidasi akan berfokus pada penguatan basis sosial keagamaan dan komunitas perempuan. Dengan memperkuat peran perempuan yang dianggap memiliki suara politik yang signifikan, serta menjangkau madrasah, pondok pesantren, majelis taklim, dan komunitas akar rumput, diharapkan dukungan terhadap PPP dapat meningkat.

“Dengan semangat persatuan dan gotong royong, saya optimis bahwa langkah-langkah ini dapat mengembalikan kepercayaan publik serta meningkatkan dukungan bagi PPP di Sumatera Utara,” tutupnya, menunjukkan keyakinan akan masa depan partai yang lebih baik.

Exit mobile version