Pengamat sepak bola Bung Harpa mengamati insiden yang melibatkan pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, dan Direktur Teknik (Dirtek) Java United, Achmad Resal Oktavian. Ia berharap langkah yang diambil oleh Persija untuk melaporkan insiden tersebut kepada Komisi Disiplin PSSI (Komdis PSSI) dapat memberikan pelajaran berharga bagi semua pihak yang terlibat.
Menurut Bung Harpa, masalah ini sebaiknya diserahkan kepada pihak berwenang untuk menilai apakah telah terjadi pelanggaran selama pertandingan. Keputusan tersebut diharapkan dapat memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi semua tim yang bertanding.
“Biarkan kita menunggu hasilnya. Kita percayakan kepada Komdis untuk mengambil tindakan yang tepat dan semoga ini bisa memberikan efek jera,” ungkap Bung Harpa dalam video yang diunggah di kanal YouTube-nya.
Pernyataan tersebut muncul sebagai reaksi terhadap video yang beredar di media sosial pasca-pertandingan antara Persija dan Java United pada pekan ketiga Super League 2026/2027, yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada 19 September 2026.
Dalam rekaman tersebut, Achmad Resal Oktavian terlihat mendekati bangku cadangan Persija dan mengucapkan kalimat yang menyoroti posisi Shin Tae-yong sebagai pelatih asing.
“Kamu di sini itu pendatang! Ini daerah saya,” terdengar Resal dalam video yang viral tersebut.
Ucapan ini menjadi sorotan publik karena ditujukan kepada Shin Tae-yong, pelatih berkebangsaan Korea Selatan. Banyak pihak menilai bahwa pernyataan tersebut mengandung unsur diskriminasi atau xenofobia, meskipun konteks lengkap dari percakapan yang memicu insiden tersebut masih belum sepenuhnya terungkap.
Menanggapi situasi ini, Persija Jakarta mengambil langkah resmi dengan melaporkan dugaan tindakan diskriminatif tersebut kepada Komdis PSSI pada 22 September 2026.
Manajemen klub tidak ingin bertindak sepihak dan memilih untuk menyerahkan masalah ini kepada otoritas yang berwenang agar dapat diperiksa dengan berlandaskan fakta, bukti, dan peraturan sepak bola yang berlaku.
“Persija meyakini bahwa setiap insiden harus ditangani secara objektif dengan mengacu pada fakta dan bukti yang ada di lapangan,” ungkap manajemen Persija Jakarta dalam pernyataan resminya.
Langkah tersebut menjadikan Komdis PSSI sebagai pihak yang memiliki wewenang untuk menentukan langkah selanjutnya berdasarkan mekanisme disiplin yang berlaku dalam dunia sepak bola.
Persija juga menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas kompetisi, dan menyatakan bahwa segala bentuk diskriminasi tidak akan dibiarkan dalam sepak bola Indonesia. Penyelesaian masalah ini harus dilakukan melalui saluran resmi yang ada.
Di tengah polemik yang berkembang, Persija menunjukkan dukungan kepada Shin Tae-yong melalui media sosial. Tim Macan Kemayoran menuliskan pesan penyemangat, “Keep going, Coach. This is your home.” Pertandingan antara Persija dan Java United sendiri berakhir dengan kemenangan bagi Persija dengan skor 1-0.

