Eko Noer Kristiyanto, yang dikenal sebagai Eko Maung dan merupakan pengamat hukum olahraga serta sosok penting bagi Bobotoh, mengungkapkan bahwa tim Persija Jakarta menjadi rival yang paling patut diwaspadai oleh Persib Bandung di musim depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Eko dalam sebuah wawancara yang ditayangkan di kanal YouTube Bola Bung Binder pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Eko menilai bahwa Persija menunjukkan keseriusan dalam menyusun tim untuk menghadapi musim baru. Salah satu indikator dari keseriusan ini terlihat dari aktifitas perekrutan pemain dan keputusan klub untuk menggelar pemusatan latihan di Thailand.
Persija sendiri telah melaksanakan training camp (TC) di Thailand mulai 11 hingga 23 Agustus 2026. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Macan Kemayoran berhasil meraih dua kemenangan dalam laga uji coba melawan Police Tero FC dan Chiangrai United.
Setelah kembali dari Thailand, skuat Persija juga dijadwalkan untuk bertanding melawan Brisbane Roar di Jakarta International Stadium (JIS) pada hari Sabtu, 29 Agustus 2026. Eko menekankan bahwa serangkaian persiapan yang dilakukan ini menunjukkan bahwa Persija tidak hanya melakukan persiapan biasa menjelang kompetisi.
“Bobotoh harus objektif, ya. TC ke luar negeri itu merupakan langkah serius untuk menghadapi musim depan,” ujar Eko Maung.
Ia bahkan menilai bahwa Persija merupakan klub yang paling serius jika dilihat dari persiapan dan kualitas materi pemain yang ada saat ini.
“Jadi, kita harus mengakui bahwa Persija menjadi klub yang perlu diwaspadai di musim depan, melihat persiapan dan komposisi pemain yang mereka miliki,” tambah Eko.
Selain persiapan tim yang matang, Eko juga menyoroti keberadaan Shin Tae-yong sebagai faktor penting bagi perkembangan Persija. Menurutnya, penunjukan pelatih asal Korea Selatan ini memberikan tambahan daya tarik bagi Persija dalam menghadapi kompetisi mendatang.
Tak hanya Shin Tae-yong, Eko juga mengamati bahwa pemain-pemain baru yang didatangkan oleh Persija memperkuat tim secara keseluruhan. Menurutnya, kekuatan Persija tidak dapat diukur hanya dari satu atau dua pemain, melainkan merupakan hasil dari proses pembangunan tim yang komprehensif.
“Ketika kita berbicara tentang rival yang serius, sudah tidak relevan lagi jika kita hanya membahas satu atau dua pemain. Tim ini (Persija) adalah sebuah kesatuan,” tegas Eko.
Pertemuan antara Persib dan Persija di musim baru akan berlangsung pada pekan kedua Super League, yaitu pada tanggal 12 September 2026 di Jakarta.

