berita

Negosiasi Gagal Memicu Kemarahan Trump! Iran Dilarang Jual Minyak ke Negara Sekutu

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa negara-negara lain akan mendukung AS dalam melaksanakan blokade angkatan laut terhadap Iran. Hal ini menyusul kegagalan negosiasi di Islamabad yang tidak membuahkan kesepakatan untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.

“Dalam waktu dekat, kami akan melaksanakan blokade. Proses ini mungkin membutuhkan sedikit waktu, tetapi akan segera diterapkan,” jelas Trump dalam wawancara dengan Fox News pada 13 April 2026.

Menurut Trump, sejumlah negara bersedia memberikan bantuan kepada AS dalam pelaksanaan blokade ini, dan pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan blokade secara menyeluruh.

“Kami tidak akan membiarkan Iran mendapatkan keuntungan dari penjualan minyak kepada negara-negara yang mereka pilih dan mengabaikan yang tidak mereka sukai,” tegas Trump.

Walaupun proses blokade mungkin memakan waktu, Trump meyakini bahwa upaya ini akan segera membuahkan hasil. Dia menyebut bahwa negara-negara di kawasan Teluk juga telah memberikan dukungan, meskipun tidak merinci negara-negara tersebut.

Trump menambahkan bahwa Iran bisa saja mengancam untuk menempatkan ranjau di perairan, dengan kemungkinan menyebutkan satu atau dua, bahkan hingga sepuluh ranjau.

“Jika Anda memiliki kapal bernilai satu miliar dolar, Anda pasti akan berpikir, ‘Saya lebih baik menghindari ranjau ini agar kapal saya tidak rusak atau hilang’,” kata Trump, menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pemerasan.

Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya berencana mengerahkan kapal penyapu ranjau ke Selat Hormuz untuk membersihkan ranjau-ranjau yang ditinggalkan oleh Iran.

“Kami memiliki kapal penyapu ranjau di lokasi tersebut. Kami juga membawa perangkat penyapu ranjau bawah laut yang canggih dan modern; di samping itu, kami mendatangkan kapal penyapu ranjau tradisional. Saya juga mendengar Inggris dan beberapa negara lain siap mengirimkan kapal penyapu ranjau,” ungkapnya.

Trump juga menyampaikan kekecewaannya terhadap NATO, yang kini berencana untuk membantu AS dalam membersihkan selat tersebut.

“Tidak akan memakan waktu lama untuk menyelesaikannya. Kami akan membersihkan selat itu agar dapat digunakan kembali dalam waktu dekat,” tambahnya.

Dalam pandangannya, negosiasi yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, merupakan “pertemuan yang sangat baik”, di mana kedua belah pihak menyepakati sekitar “95 persen” dari isu yang dibahas. Namun, satu masalah yang belum disepakati adalah keinginan Iran untuk memiliki senjata nuklir.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k