Mikel Arteta mengungkapkan kritik terhadap performa lini depan Arsenal setelah timnya mengalami kekalahan telak 0-3 dari Brighton & Hove Albion pada pekan kelima Liga Inggris 2026/27. Salah satu isu yang menjadi sorotan utama pelatih asal Spanyol ini adalah ketidakmampuan timnya dalam memanfaatkan peluang yang ada.
Arsenal sebenarnya memulai musim ini dengan catatan yang sangat positif. Dengan meraih empat kemenangan dari empat pertandingan, The Gunners berhasil menduduki posisi teratas klasemen sebelum pertandingan melawan Brighton yang berlangsung di Amex Stadium pada malam hari, 19 September 2026.
Namun, rekor positif tersebut harus berakhir di tangan Brighton. Arsenal tampak tidak dalam performa terbaiknya dan gagal merespons tiga gol yang dicetak oleh Pascal Gross, Charalampos Kostoulas, dan Chema Andres.
Brighton membuka skor pada menit ke-31 melalui usaha Gross. Tembakannya dari luar kotak penalti sempat mengenai tiang gawang sebelum akhirnya masuk ke gawang yang dijaga oleh David Raya.
Kostoulas kemudian menambah keunggulan tim tuan rumah menjelang akhir babak pertama. Pemain muda Brighton ini melakukan aksi individu yang brilian sebelum melepaskan tembakan keras yang kembali gagal diamankan oleh Raya.
Setelah jeda, Arsenal berusaha untuk bangkit, namun justru kembali kebobolan. Chema Andres mencetak gol ketiga untuk Brighton pada menit ke-57 dengan sebuah sundulan setelah memenangkan duel udara dalam situasi sepak pojok.
Arteta melakukan beberapa pergantian untuk meningkatkan daya serang Arsenal. Salah satu pemain yang diturunkan adalah Viktor Gyokeres, yang sempat memberikan umpan yang menjanjikan kepada Kai Havertz.
Sayangnya, peluang tersebut tidak berhasil dikonversi menjadi gol. Havertz yang berhadapan langsung dengan Bart Verbruggen malah melepaskan tembakan yang tepat mengarah ke kiper Brighton.
Menurut Arteta, ketidakmampuan Arsenal dalam memanfaatkan peluang menyebabkan mereka kesulitan untuk mengejar ketertinggalan. Ia juga memberikan pujian kepada Brighton yang menunjukkan permainan agresif sepanjang laga.
“Ketika Anda melewatkan peluang seperti yang kami lakukan, itu menjadi mustahil untuk mengejar,” ungkap Arteta dalam wawancaranya dengan TNT Sports.
Pelatih berusia muda ini juga mengakui bahwa Arsenal tampil jauh di bawah standar yang diharapkan, baik untuk timnya sendiri maupun untuk kompetisi Premier League secara keseluruhan.
“Kami berada di bawah standar yang dibutuhkan untuk kami, tetapi juga untuk Premier League,” tegas Arteta.
Arteta menilai kekalahan tersebut sebagai pelajaran berharga bagi Arsenal setelah mereka sebelumnya menunjukkan performa impresif dalam beberapa minggu terakhir.
“Ini adalah pelajaran besar bagi kami,” jelasnya, menandaskan pentingnya evaluasi pasca pertandingan untuk meningkatkan kinerja tim di masa depan.

