Mendagri Tito Resmi Tutup Khanduri Nuzulul Quran di Festival Aceh Ramadan 2026

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, secara resmi menutup acara Khanduri Nuzulul Quran dalam Festival Aceh Ramadan 2026. Penutupan yang berlangsung dengan penuh semangat ini diadakan di kompleks Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Jumat, 6 Maret 2026.
Dalam pidatonya, Tito menyampaikan rasa bahagianya dapat berkumpul dengan masyarakat di masjid yang menjadi simbol kebanggaan masyarakat Aceh, terutama dalam suasana bulan Ramadan. Momen Nuzulul Quran, yang menandai turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW, tampak memicu antusiasme yang luar biasa di kalangan masyarakat.
“Ini adalah sebuah kebanggaan bagi kita semua untuk berkumpul di sini. Kebahagiaan yang tidak ternilai,” kata Mendagri.
Mendagri menegaskan bahwa penugasan dari Presiden Prabowo Subianto sebagai Kasatgas PRR Pascabencana Sumatera merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Sejak menerima tugas tersebut, Tito langsung bergerak cepat untuk memfasilitasi proses pemulihan pascabencana di Sumatera, dan ia menekankan perhatian besar yang diberikan Presiden Prabowo terhadap pemulihan di Provinsi Aceh.
Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya karena saat ini progres pemulihan pascabencana menunjukkan hasil yang positif. Infrastruktur jalan nasional mulai kembali normal, perekonomian perlahan pulih, dan pasokan listrik berfungsi dengan baik. Tito menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera.
“Kami akan menyelesaikan semua ini hingga tuntas, insya Allah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mendagri menjelaskan bahwa pemerintah akan terus memberikan bantuan kepada masyarakat secara bertahap. Ia juga mengapresiasi dukungan serta partisipasi aktif dari tokoh masyarakat yang telah berkontribusi dalam kelancaran proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
“Saya mohon dukungan dari semua pihak, termasuk DPR dan tokoh masyarakat, agar kami dapat bersama-sama memberikan kekuatan untuk memulihkan Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kami ingin agar pemulihan ini berjalan cepat, sempurna, dan bahkan lebih baik dari sebelumnya,” tegasnya.
Setelah menyampaikan sambutannya, Mendagri Tito bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf melakukan pemukulan beduk sebagai tanda dimulainya acara buka puasa. Selain itu, Mendagri juga menyerahkan 5.000 paket perlengkapan ibadah kepada masyarakat. Antusiasme terlihat jelas saat masyarakat memadati pelataran Masjid Raya Baiturrahman untuk berbuka puasa bersama.
Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Faisal Ali, Rais Syuriah PWNU Aceh, Muhammad Nuruzzahri, Imam Besar Masjid Raya, Tengku Haji Muhammad Ali, serta Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, serta berbagai pihak terkait lainnya.




