Jakarta – Jasa Marga mengumumkan bahwa kondisi lalu lintas di Tol Dalam Kota kini telah kembali normal di kedua arah, serta memberikan jaminan mengenai keselamatan para pengguna jalan.
“Seiring dengan berkurangnya jumlah massa, situasi lalu lintas di Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit (Dalam Kota) perlahan-lahan kembali ke keadaan normal. Rekayasa lalu lintas yang sebelumnya diterapkan telah dicabut, dan semua operasional Gerbang Tol kini berfungsi seperti biasa. Kami tetap siaga untuk memastikan keamanan dan kelancaran bagi para pengguna jalan,” kata Senior General Manager Jasa Marga Metropolitan Tollroad, Widiyatmiko Nursejati, dalam keterangannya di Jakarta pada hari Jumat.
Kondisi lalu lintas sempat terganggu oleh aksi unjuk rasa yang terjadi di sekitar Gedung DPR/MPR pada malam hari, 27 Agustus. Jasa Marga, bekerja sama dengan pihak Kepolisian, melakukan penutupan sementara di beberapa Gerbang Tol sebagai langkah untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas.
Pukul 05.45 WIB, lalu lintas di Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit dari kedua arah telah dibuka kembali. Beberapa Gerbang Tol yang sebelumnya ditutup sementara juga telah beroperasi kembali, termasuk GT Cawang, GT Tebet 1, GT Kuningan 1, GT Senayan, GT Angke 2, GT Jelambar 2, dan GT Tanjung Barat.
Sementara itu, GT Slipi 1 dan 2 mulai beroperasi lagi untuk transaksi pada pukul 07.00 WIB. Akses keluar menuju DPR/MPR yang sempat ditutup telah dibuka kembali secara normal pada pukul 07.05 WIB, diikuti dengan dibukanya jalur arteri dari arah Senayan menuju Slipi.
Dengan demikian, semua rekayasa lalu lintas yang sebelumnya diberlakukan telah dihentikan, dan situasi lalu lintas di Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit (Dalam Kota) kembali normal di kedua jalurnya.
Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit, bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan pihak Kepolisian, terus melakukan pemantauan serta pengaturan lalu lintas untuk memastikan keselamatan dan kelancaran bagi pengguna jalan.
Pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada, mengikuti instruksi dari petugas di lapangan, serta menyesuaikan rute perjalanan dengan kondisi lalu lintas terkini untuk menghindari kemacetan.
Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pengguna jalan. Mereka akan terus memantau perkembangan situasi lalu lintas dan melakukan pengaturan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

