Site icon Kodokoala Media

Jemaah Haji Iran Kloter Pertama Tiba di Madinah Disambut Ramah oleh Pejabat Arab Saudi

Kloter pertama jemaah haji Iran, yang berjumlah 260 orang, telah tiba di Madinah untuk menjalankan ibadah haji tahunan di Arab Saudi. Kedatangan mereka menjadi momen penting dalam rangkaian ibadah yang sangat dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia.

Setibanya di Madinah pada hari Senin, jemaah haji Iran disambut dengan penuh kehangatan dalam sebuah upacara resmi. Acara tersebut dihadiri oleh pejabat dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Konsul Jenderal Iran di Jeddah, serta perwakilan dari Organisasi Haji dan Ziarah Iran yang berada di Arab Saudi, bersama dengan kepala kantor pusat Madinah.

Rombongan jemaah haji pertama ini berasal dari Provinsi Golestan dan berangkat dari Bandara Imam Khomeini pada malam hari yang sama. Setelah tiba, mereka mendapatkan akomodasi di Hotel Peninsula Worth Madinah. Dalam suasana yang penuh dengan nuansa spiritual dan sukacita, jemaah ini melanjutkan perjalanan menuju Masjidil Nabawi untuk melaksanakan salat Maghrib dan mengunjungi makam Nabi Muhammad SAW.

Nasser Hoveyzavi, perwakilan dari Organisasi Haji dan Umrah Iran, memberikan pujian kepada para pejabat Saudi yang menyambut jemaah Iran dengan tangan terbuka. Ia menekankan bahwa Arab Saudi juga siap memberikan layanan terbaik kepada rombongan jemaah lainnya yang diperkirakan akan tiba dalam beberapa hari ke depan.

Mohammad Amin Rahmani, kepala markas besar di Madinah, mengungkapkan harapannya untuk menciptakan lingkungan haji yang nyaman, mudah, dan bermartabat bagi jemaah haji Iran. Ia menekankan pentingnya pengalaman ibadah yang baik bagi semua jemaah yang datang.

Iran telah mempersiapkan pengiriman sekitar 30.000 jemaah haji secara bertahap ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Hal ini dilakukan setelah adanya koordinasi yang baik dengan pihak Riyadh, dan keberangkatan pertama diperkirakan akan dimulai pada 27 April 2026, sesuai laporan dari Kantor Berita Republik Islam Iran (IRNA).

Dalam laporan tersebut, Akbar Rezaei, wakil urusan Haji dan Umrah di Organisasi Haji dan Ziarah Iran, menyatakan bahwa langkah ini diambil setelah memperoleh persetujuan resmi yang diperlukan dari pihak berwenang terkait.

Rezaei menambahkan bahwa pengaturan untuk musim ibadah haji ini merupakan hasil dari kesepakatan yang telah dicapai dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Selain itu, mereka juga telah melakukan kontrak dengan penyedia layanan khusus guna memastikan perjalanan jemaah dari keberangkatan hingga kepulangan berjalan dengan baik.

Ia juga mencatat bahwa struktur kelompok jemaah haji kini telah diorganisir ulang dengan menambahkan 236 kelompok baru ke dalam platform elektronik resmi yang digunakan. Ini bertujuan untuk mempermudah pengelolaan dan koordinasi selama musim haji.

Di sisi lain, persiapan di lapangan juga sudah dimulai di Mekkah. Misi Haji Iran sedang bekerja sama dengan otoritas Saudi, serta kedutaan dan konsulat Iran, untuk memastikan bahwa semua prosedur dan layanan dapat berjalan dengan lancar demi kenyamanan jemaah haji yang datang.

Exit mobile version