Bakar Duit 5K di Mahjong Ways Pakai Infinix Worthy Bocoran Rahasia Main Mahjong Ways di Tecno Camon 30 Buat Pemula Cara Main Mahjong Ways di iPhone Agar Auto Maxwin 10K Game Mahjong Ways di HP Samsung: Performa & Tips Menang 5K Gila! Poco F6 Bisa Jalanin Mahjong Ways 5K HP Xiaomi Main Mahjong Ways Lancar, Simak Review & Trik PGSoft Layar OLED OPPO untuk Grafik Mahjong Ways Habanero Terbaik Menang 10K di Mahjong Ways Tanpa Google di Huawei HarmonyOS Realme GT Neo6 vs Mahjong Ways: Bisa 5K No Lag Review Lengkap Mahjong Ways 10K di Vivo V Series
Analisis Ritme Putaran Slot Terbaru Pragmatic Bocoran Jam Hoki Olympus Hari Ini Pragmatic Cara Melihat Peluang Scatter Gratis PG Soft Pola Mahjong Ways Tangkas Menang PG Soft Rahasia Manajemen Bankroll Profesional 10K Spin Turbo Campuran Manual Pragmatic Strategi Menang di KoiGate Malam Ini Habanero Strategi Taruhan Kecil Hasil Melimpah 5K Tips Main Aman Modal Minim 5K Trik Mendapatkan Multiplier Tinggi Habanero Fakta Pola RTP Rahasia yang Baru Terungkap Racikan Strategi Pola RTP Terbaru & Terkini Sistem Strategi Menang Terkini Versi Terbaru Analisis Pola dan Tips Bermain Mahjong Ways Terbaru Panduan Gates of Olympus Berdasarkan Analisis Strategi Pembahasan Analisis Pragmatic Play dan Jam Main Terbaik Strategi Pragmatic Play dengan Analisis Jam Bermain Analisis Pola Bermain PG Soft dan Jam Bermain Terbaik Panduan Analisis PG Soft untuk Strategi Bermain Cerdas Pembahasan Gates of Olympus dengan Analisis Pola Terkini Strategi Bermain Mahjong Ways Melalui Analisis dan Jam Aktif Habanero Gacor Anti Zonk PG Soft Jalur JP Anti Rungkad Terbongkar Mahjong Ways Pintu Scatter Terbongkar Pragmatic Play Celah Jackpot Cara Baca Pola Menang: Panduan Lengkap Insight Cara Kuasai RTP NetEnt Hari Ini Cara Menang Red Tiger Lebih Aman Habanero Proyeksi Harian Berbasis RTP Habanero Proyeksi RTP Harian Pendekatan Objektif
berita

HGB Apartemen Mediterania Memicu Ketegangan, Warga Ajukan Somasi dan Tuntut Kepastian

Jakarta – Warga Apartemen Mediterania terus mengupayakan kejelasan mengenai status hukum mereka sehubungan dengan berakhirnya masa berlaku sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB). Sejumlah 20 penghuni, yang didampingi oleh kuasa hukum, telah mengajukan somasi kepada pengurus Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS).

Masa berlaku HGB Apartemen Mediterania resmi berakhir pada 3 Februari 2026. Namun, kekhawatiran di kalangan penghuni sudah muncul jauh sebelumnya. Ketidakpastian mengenai perpanjangan sertifikat menyebabkan keresahan di antara mereka, karena hal ini berdampak pada legalitas kepemilikan unit yang mereka miliki.

“Sejak awal, sebelum sertifikat HGB berakhir, warga sudah merasakan kegelisahan. Kami khawatir karena waktu terus berjalan menuju akhir masa berlaku sertifikat,” ungkap seorang perwakilan dari warga tower C unit C18AJ dalam keterangan tertulisnya pada Minggu, 1 Maret 2026.

Melihat situasi ini, warga sepakat untuk mengambil langkah hukum dengan mengirimkan somasi pertama pada 17 November 2025. Mereka mendesak agar pengurus P3SRS segera menyelesaikan proses perpanjangan HGB sebelum tenggat waktu yang ditentukan.

Sayangnya, somasi tersebut tidak mendapatkan respons dari pihak pengurus. Dengan semangat yang tidak padam, warga kembali mengirimkan somasi kedua pada 2 Desember 2025. Namun, lagi-lagi permintaan mereka tidak ditanggapi, dan situasi ini justru dianggap memperburuk kepastian hukum atas aset yang mereka miliki.

“Ini adalah aspirasi kami sebagai warga. Kami hanya menginginkan kepastian hukum mengenai sertifikat yang menjadi dasar kepemilikan unit kami,” tegas perwakilan warga.

Masalah semakin rumit ketika masa jabatan pengurus P3SRS berakhir pada 19 Februari 2026. Pada periode ini, muncul polemik baru terkait tata tertib Musyawarah Umum Anggota (MUA) yang dianggap tidak sesuai dengan Anggaran Dasar organisasi.

Kuasa hukum warga, Andri Fauzi Sinurat, menjelaskan bahwa panitia musyawarah mengacu pada Peraturan Menteri Nomor 4 Tahun 2025. Ia menekankan bahwa peraturan tersebut seharusnya diselaraskan dengan Anggaran Dasar terlebih dahulu sebelum diterapkan.

“Kami mendesak agar tata tertib musyawarah ini diamandemen dan perubahan tersebut segera diinformasikan kepada seluruh peserta MUA,” ujar Andri.

Warga kemudian mengirimkan surat teguran tambahan pada 24 Februari 2026. Hal ini dilakukan karena tata tertib yang diberlakukan dianggap berpotensi melanggar ketentuan perundang-undangan, mengingat tidak melalui proses penyesuaian yang sah.

Pada 9 Desember 2025, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) telah meminta pengurus P3SRS untuk segera menyelaraskan Anggaran Dasar. Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman juga turun tangan, menegaskan bahwa penyesuaian harus diselesaikan sebelum masa jabatan pengurus berakhir.

Related Articles

Back to top button
slot qris