Jakarta – PT Sucofindo (Persero), sebagai bagian dari Holding BUMN Jasa Survei (IDSurvey), kembali menyelenggarakan ajang penghargaan Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026. Acara ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada sektor bisnis dan masyarakat yang berhasil menghadirkan inovasi yang berdampak signifikan dalam bidang lingkungan dan sosial.
Mengusung tema “Inovasi untuk Bisnis Berkelanjutan dan Ketangguhan Komunitas”, ENSIA 2026 bertujuan untuk memacu terciptanya inovasi yang tidak hanya memperkuat daya saing perusahaan, tetapi juga meningkatkan ketahanan sosial dan lingkungan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi secara global.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, M. Jumhur Hidayat, memberikan penghargaan kepada PT Sucofindo (Persero) yang secara konsisten menyelenggarakan ENSIA. Menurutnya, ajang ini berfungsi sebagai platform untuk mendorong inovasi lingkungan dan sosial dari kalangan pelaku usaha dan masyarakat.
“Penghargaan ini lebih dari sekadar simbol penghargaan; ini adalah bagian dari upaya untuk membangun budaya inovasi dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” ungkap Jumhur dalam pernyataannya pada 11 September 2026.
Jumhur juga menekankan bahwa saat ini dunia sedang menghadapi krisis planetari yang triple, yang meliputi perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, serta masalah pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Dalam menghadapi tantangan-tantangan ini, diperlukan inovasi yang berlandaskan empat prinsip utama, yaitu Pekerjaan Hijau, Persiapan dan Integrasi Sosial, Penerapan Budaya Zero Accident, serta Tobat Ekologis.
“ENSIA sangat relevan dengan kondisi saat ini dan sejalan dengan program PROPER dan Gerakan Tobat Ekologis yang diusung oleh Kementerian Lingkungan Hidup,” tambahnya.
Melalui berbagai inovasi yang diimplementasikan oleh pelaku usaha, Jumhur berpendapat bahwa ENSIA mampu mendorong kontribusi nyata terhadap pemulihan lingkungan, pengelolaan sampah, rehabilitasi daerah aliran sungai, penanaman pohon, dan transisi menuju energi bersih.
“Serta pengembangan ekonomi hijau yang menjadi bagian penting dari agenda pembangunan berkelanjutan nasional,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Sucofindo (Persero), Sandry Pasambuna, menegaskan bahwa acara ini bukan hanya sekadar seremoni penghargaan, tetapi juga merupakan ruang kolaborasi dan platform untuk berbagi praktik terbaik di antara pelaku usaha dalam mengembangkan inovasi keberlanjutan.
Sandry menekankan bahwa ENSIA memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk menunjukkan komitmen dan prestasi inovasinya kepada para pemangku kepentingan. Selain mendapatkan pengakuan atas inovasi yang telah dilaksanakan, peserta juga berkesempatan untuk berbagi praktik terbaik, memperluas jaringan, serta memperkuat reputasi perusahaan dalam konteks keberlanjutan.

