Langkah ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, semakin memperlihatkan ketangguhannya di ajang Kejuaraan Bulu Tangkis Asia, Badminton Asia Championships (BAC) 2026. Pasangan yang diunggulkan sebagai peringkat kelima ini sukses melaju ke babak perempat final setelah menaklukkan pasangan tuan rumah, Chen Bo Yang dan Liu Yi, dalam pertandingan yang berlangsung dengan ketat.
Pertandingan yang digelar di Ningbo Olympic Arena pada Kamis, 9 April 2026, menjadi ajang bagi Fajar/Fikri untuk menunjukkan performa terbaik mereka. Mereka berhasil mengalahkan lawan dengan skor 21-17 dan 25-23, meskipun pertandingan tersebut berlangsung sangat menegangkan, terutama pada gim kedua yang harus diselesaikan hingga deuce.
Sejak peluit awal dibunyikan, pasangan Indonesia langsung mengambil inisiatif untuk menguasai permainan. Mereka berhasil meredam serangan cepat dari lawan yang dikenal memiliki kecepatan dan kekuatan dalam pertarungan reli-reli intens.
Fajar mengungkapkan bahwa kemenangan yang mereka raih tidak datang dengan mudah. Ia menyoroti tekanan yang diberikan oleh pasangan asal China, yang membuat pertandingan menjadi sangat menantang.
“Alhamdulillah, kami bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik dan meraih kemenangan. Pertandingan ini tidak mudah, pasangan tuan rumah sangat luar biasa. Mereka memiliki kecepatan dan kekuatan yang sangat mengesankan,” ujar Fajar.
Dominasi Fajar/Fikri terlihat jelas di gim pertama, di mana mereka mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir. Namun, situasi berubah drastis di gim kedua. Chen/Liu mulai menunjukkan performa yang lebih percaya diri dan berhasil memanfaatkan beberapa kesalahan dari pasangan Indonesia. Fikri menekankan bahwa tantangan di gim kedua jauh lebih besar dibandingkan dengan gim pembuka. Ia menyebutkan bahwa banyak kesalahan sendiri yang memberi kesempatan bagi lawan untuk bangkit.
“Berbeda dengan gim pertama, di poin 5-5 kami banyak melakukan kesalahan, yang membuat mereka semakin percaya diri. Namun, kami tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mengejar,” tambah Fikri.
Meskipun mendapat tekanan yang signifikan, Fajar dan Fikri tetap mampu mempertahankan fokus di poin-poin krusial. Mentalitas mereka dalam bertanding menjadi faktor penentu saat menutup gim kedua dengan kemenangan tipis. Kemenangan ini juga sangat berarti karena merupakan pertemuan perdana mereka melawan pasangan Chen Bo Yang dan Liu Yi. Dengan keberhasilan ini, Fajar/Fikri semakin percaya diri menatap pertandingan selanjutnya di babak perempat final BAC 2026.

