Eliano Reijnders kini menjadi salah satu pemain kunci di Persib Bandung, di mana pelatih Igor Tolic memberikan kepercayaan besar kepadanya pada musim 2026/2027. Di tengah jadwal pertandingan yang sangat padat, Reijnders menunjukkan performa yang konsisten, sehingga dirinya mendapatkan julukan Iron Man dari Tolic.
Performa Reijnders semakin bersinar saat Persib berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Persik Kediri pada pekan kelima Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Minggu (18/10/2026).
Julukan Iron Man diberikan oleh Tolic karena kemampuannya untuk terus tampil dengan solid dan berkontribusi secara signifikan meskipun menghadapi jadwal kompetisi yang ketat. Persib tidak hanya berkompetisi di Super League, tetapi juga terlibat dalam AFC Champions League Two dan ASEAN Club Championship Shopee Cup.
Dari total delapan pertandingan yang dimainkan oleh Persib di ketiga kompetisi tersebut, Reijnders hanya absen satu kali. Ia memainkan tujuh pertandingan lainnya secara penuh, yang mencerminkan betapa pentingnya peran pemain berusia 26 tahun ini dalam tim Maung Bandung.
Menanggapi kepercayaan yang diberikan kepadanya, Reijnders mengungkapkan rasa senangnya dapat terus berkontribusi di lapangan. Ia juga menegaskan bahwa kondisi fisiknya dalam keadaan baik untuk menghadapi laga-laga berikutnya bersama Persib.
“Saya merasa bahagia karena pelatih mempercayai saya. Kondisi saya sangat fit untuk bermain,” ungkap Reijnders dalam konferensi pers usai pertandingan.
Menurutnya, menjaga kebugaran merupakan aspek penting agar ia dapat terus membantu tim. Setelah meraih tiga poin dari Persik, Reijnders langsung mengalihkan fokusnya ke pertandingan selanjutnya.
“Saya merasa senang. Kini, saya bersiap untuk laga berikutnya,” tambahnya.
Persib harus berjuang keras untuk memastikan kemenangan atas Persik. Kedua tim tampak berhati-hati di awal pertandingan, namun seiring berjalannya waktu, sejumlah peluang mulai tercipta akibat meningkatnya intensitas serangan.
Persib memulai ancaman lebih dahulu lewat Uilliam Barros pada menit ke-17. Namun, usaha tersebut berhasil digagalkan oleh pemain dari Persik. Tiga menit kemudian, Luciano Guaycochea mencoba peruntungannya dengan tembakan voli dari luar kotak penalti, sayangnya bola masih melebar di sisi kanan gawang.
Tidak mau ketinggalan, Persik memberikan respons pada menit ke-33 ketika Ernesto Gomez mendapatkan peluang emas dengan sepakan ke arah gawang. Kiper Persib, Fitrah Maulana, berhasil melakukan penyelamatan yang gemilang untuk menjaga gawangnya tetap aman.

