Bakar Duit 5K di Mahjong Ways Pakai Infinix Worthy Bocoran Rahasia Main Mahjong Ways di Tecno Camon 30 Buat Pemula Cara Main Mahjong Ways di iPhone Agar Auto Maxwin 10K Game Mahjong Ways di HP Samsung: Performa & Tips Menang 5K Gila! Poco F6 Bisa Jalanin Mahjong Ways 5K HP Xiaomi Main Mahjong Ways Lancar, Simak Review & Trik PGSoft Layar OLED OPPO untuk Grafik Mahjong Ways Habanero Terbaik Menang 10K di Mahjong Ways Tanpa Google di Huawei HarmonyOS Realme GT Neo6 vs Mahjong Ways: Bisa 5K No Lag Review Lengkap Mahjong Ways 10K di Vivo V Series
Analisis Ritme Putaran Slot Terbaru Pragmatic Bocoran Jam Hoki Olympus Hari Ini Pragmatic Cara Melihat Peluang Scatter Gratis PG Soft Pola Mahjong Ways Tangkas Menang PG Soft Rahasia Manajemen Bankroll Profesional 10K Spin Turbo Campuran Manual Pragmatic Strategi Menang di KoiGate Malam Ini Habanero Strategi Taruhan Kecil Hasil Melimpah 5K Tips Main Aman Modal Minim 5K Trik Mendapatkan Multiplier Tinggi Habanero Fakta Pola RTP Rahasia yang Baru Terungkap Racikan Strategi Pola RTP Terbaru & Terkini Sistem Strategi Menang Terkini Versi Terbaru Analisis Pola dan Tips Bermain Mahjong Ways Terbaru Panduan Gates of Olympus Berdasarkan Analisis Strategi Pembahasan Analisis Pragmatic Play dan Jam Main Terbaik Strategi Pragmatic Play dengan Analisis Jam Bermain Analisis Pola Bermain PG Soft dan Jam Bermain Terbaik Panduan Analisis PG Soft untuk Strategi Bermain Cerdas Pembahasan Gates of Olympus dengan Analisis Pola Terkini Strategi Bermain Mahjong Ways Melalui Analisis dan Jam Aktif Habanero Gacor Anti Zonk PG Soft Jalur JP Anti Rungkad Terbongkar Mahjong Ways Pintu Scatter Terbongkar Pragmatic Play Celah Jackpot Cara Baca Pola Menang: Panduan Lengkap Insight Cara Kuasai RTP NetEnt Hari Ini Cara Menang Red Tiger Lebih Aman Habanero Proyeksi Harian Berbasis RTP Habanero Proyeksi RTP Harian Pendekatan Objektif
berita

DPR Tekankan Pentingnya Kebijakan yang Memperhatikan Nasib Pekerja di Indonesia

Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, memberikan pandangannya mengenai rencana pembatasan kadar maksimal tar dan nikotin pada rokok serta produk rokok elektronik.

Dia menekankan pentingnya melakukan kajian menyeluruh terhadap kebijakan tersebut, dengan memperhatikan keberlanjutan tenaga kerja di sektor industri hasil tembakau (IHT).

Nurhadi mengingatkan bahwa jika pembatasan kadar tar dan nikotin diterapkan secara berlebihan, hal ini dapat menyebabkan efek berantai yang merugikan bagi industri tembakau nasional. Ia menegaskan bahwa perubahan mendasar dalam standar produksi bisa berdampak langsung pada rantai industri yang melibatkan jutaan pekerja dan petani.

“Apabila standar kadar tar dan nikotin ditetapkan terlalu rendah dan tidak realistis, maka hasil panen para petani kita tidak akan dapat diserap oleh industri,” jelas Nurhadi dalam keterangannya tertulis pada Jumat, 27 Februari 2026.

Ia menambahkan bahwa pengetatan kandungan tar dan nikotin dapat mengubah pola produksi di industri hasil tembakau secara signifikan. Sektor yang paling berisiko adalah Sigaret Kretek Tangan (SKT), yang dikenal sebagai industri yang padat karya dan memiliki tingkat penyerapan tenaga kerja yang tinggi.

Nurhadi menyebutkan bahwa sektor IHT menyerap sekitar enam juta tenaga kerja, mulai dari buruh pabrik, distributor, hingga petani tembakau. Jika standar baru diterapkan tanpa mempertimbangkan kondisi industri dan ketersediaan bahan baku lokal, maka stabilitas sektor ini dapat terganggu.

“Sektor IHT menyerap sekitar enam juta tenaga kerja. Jika standar yang ada diubah secara paksa, industri akan goyah. Ini berarti ancaman kehilangan mata pencaharian bagi jutaan orang,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembatasan kadar yang melebihi kemampuan alami tanaman tembakau domestik berpotensi mendorong produsen untuk mencari bahan baku impor atau beralih ke teknologi produksi yang mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manusia. Hal ini berpotensi memperburuk risiko pengurangan tenaga kerja di dalam negeri.

Selain isu ketenagakerjaan, Nurhadi juga menyoroti kemungkinan terjadinya tumpang tindih regulasi jika kebijakan baru diterapkan. Ia mengungkapkan bahwa Badan Standardisasi Nasional (BSN) melalui Standar Nasional Indonesia (SNI) sebenarnya sudah memiliki ketentuan terkait batas kandungan tar dan nikotin pada produk tembakau.

“Kita sudah memiliki instrumen SNI untuk menjaga standar mutu. Kehadiran regulasi baru justru berpotensi menimbulkan tumpang tindih peraturan dan menciptakan ketidakpastian hukum,” katanya.

Back to top button
slot qris