Jakarta – Petugas Satpol PP Jakarta Selatan mengungkapkan bahwa pria yang ditemukan tewas akibat tersengat listrik di area Stasiun LRT Pancoran pada Selasa, 1 September, memiliki ciri-ciri rambut gondrong dan berwarna abu-abu.
“Mr. X diperkirakan adalah seorang lelaki dengan rambut panjang berwarna abu-abu dan wajah yang sudah sulit dikenali,” ujar Kasatpol PP Jakarta Selatan, Nanto Dwi Subekti, saat dihubungi pada hari Rabu.
Nanto menambahkan bahwa pakaian terakhir yang dikenakan korban adalah sweater berwarna biru dan celana jeans.
Kronologi kejadian berawal ketika dua saksi melaporkan kepada petugas bahwa mereka mencium bau tidak sedap di sekitar gardu PLN. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk memeriksa area tersebut guna mencari tahu sumber dari aroma yang mengganggu tersebut.
Setelah membuka pintu gardu PLN, saksi menemukan karung serta tetesan darah di dalamnya. Penemuan ini kemudian dilaporkan kepada Polsek Pancoran untuk ditindaklanjuti.
“Kemudian, setelah saksi melakukan pengecekan awal dan membuka pintu gardu, mereka melihat jasad seorang manusia yang diduga telah meninggal akibat tersengat listrik,” terang Nanto.
Setelah menerima laporan, petugas segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pendataan saksi-saksi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
Dalam proses pemeriksaan, tim dari kepolisian menemukan beberapa barang bukti, termasuk satu karung putih, satu gergaji besi, dan sebuah topi yang diduga milik korban.
Gardu listrik yang terlibat dalam insiden ini berfungsi untuk mendukung operasional LRT. Selama proses evakuasi korban, aliran listrik di lokasi tersebut sempat dimatikan sementara agar tidak mengganggu operasional LRT.

