Site icon Kodokoala Media

Bursa Asia Meningkat, Harapan Damai Iran-AS Dorong Optimisme Pasar Global

Bursa Asia-Pasifik mengalami lonjakan signifikan saat pembukaan pasar pada hari Selasa, 7 April 2026. Kenaikan ini dipicu oleh penguatan yang terjadi di bursa Amerika Serikat, Wall Street, di mana para investor merasa optimis terhadap kemajuan yang terjadi dalam konflik di Iran.

Presiden AS, Donald Trump, mengeluarkan ancaman untuk menyerang infrastruktur sipil Iran jika kesepakatan damai tidak tercapai dalam waktu kurang dari 24 jam. Ultimatum ini memberikan indikasi bahwa pemimpin Iran sedang berupaya untuk bernegosiasi secara serius.

Trump juga menegaskan kembali permintaannya agar Iran membuka Selat Hormuz paling lambat pukul 8 malam pada hari Selasa, 7 April 2026. Dengan dibukanya Selat Hormuz, jalur perdagangan di kawasan strategis ini akan kembali normal dan mendukung distribusi pasokan energi global.

Saat ini, AS dan Iran tengah mempertimbangkan rencana kerja untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama lima minggu. Teheran menolak tekanan dari Trump untuk segera membuka Selat Hormuz di bawah gencatan senjata sementara, dan menegaskan kembali tuntutannya untuk mengakhiri perang secara permanen.

Iran telah menolak usulan gencatan senjata dari pihak AS dan mengajukan 10 poin tuntutan. Di antara tuntutan tersebut adalah penetapan protokol untuk jalur aman melalui Selat Hormuz, pencabutan sanksi, serta dukungan untuk rekonstruksi.

“Mereka (Iran) telah mengajukan usulan yang cukup signifikan. Meskipun belum memadai, mereka telah menunjukkan langkah yang cukup berarti. Kita akan lihat perkembangan selanjutnya,” ungkap Trump, seperti dilansir CNBC Internasional pada hari Selasa, 7 April 2026.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 mencatat kenaikan sebesar 0,35 persen. Sementara itu, indeks Topix mengalami peningkatan yang lebih tinggi dengan kenaikan sebesar 0,62 persen.

Di Korea Selatan, indeks Kospis melonjak hingga 1,5 persen. Indeks Kosdaq, yang berisi saham-saham berkapitalisasi kecil, juga mengalami kenaikan sebesar 0,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Australia menunjukkan kenaikan yang signifikan sebesar 1,4 persen pada awal perdagangan Asia. Sementara itu, pasar di Hong Kong tetap tutup pada hari Selasa karena perayaan libur Paskah.

Dalam perkembangan terkait, ketiga indeks utama di Wall Street menunjukkan performa yang baik pada penutupan perdagangan kemarin. Indeks S&P 500 menguat sebesar 0,44 persen, sedangkan Nasdaq Composite naik 0,54 persen. Indeks Dow Jones Industrial Average juga mencatatkan kenaikan sebesar 165,21 poin atau 0,36 persen.

Exit mobile version