Bursa Asia-Pasifik menunjukkan penguatan yang signifikan pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 23 April 2026. Kenaikan ini terjadi berkat dampak positif dari pergerakan saham yang terlihat di Wall Street, Amerika Serikat, setelah Presiden Donald Trump memutuskan untuk memperpanjang gencatan senjata dengan Iran.
Keputusan yang diambil oleh Trump memberikan dorongan yang kuat bagi sentimen investor. Hal ini juga didorong oleh optimisme terkait laporan pendapatan perusahaan yang menunjukkan hasil lebih baik dari yang diperkirakan sebelumnya.
Dalam pengumumannya, Trump menyatakan bahwa gencatan senjata akan diperpanjang selama dua minggu, atau hingga pemerintah Iran mengajukan proposal atau memulai diskusi untuk mencapai perdamaian. Di sisi lain, militer AS akan tetap melanjutkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Sementara itu, pemerintah Iran mengungkapkan bahwa para negosiator mereka tidak akan menghadiri pertemuan dengan AS, menyatakan bahwa hal tersebut hanya akan menjadi pemborosan waktu.
Menurut laporan dari CNBC Internasional, indeks Kospi di Korea Selatan mengalami kenaikan sebesar 1,33%. Sementara itu, indeks Kosdaq yang mencakup perusahaan-perusahaan berkapitalisasi kecil juga mengalami lonjakan sebesar 0,58%.
Ekonomi Korea Selatan mencatat pertumbuhan tercepat pada kuartal pertama 2026 sejak kuartal ketiga 2020. Negara yang dikenal sebagai Negeri Gingseng ini mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 1,7% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, melampaui ekspektasi Reuters yang hanya sebesar 1,0% dan pulih dari kontraksi 0,2% pada kuartal sebelumnya.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 mengalami kenaikan 0,40%, sementara indeks Topix justru mengalami penurunan tipis sebesar 0,16%.
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 mengalami penurunan sebesar 0,56%. Sementara itu, indeks Hang Seng di Hong Kong mencatat kenaikan tipis, bergerak naik ke level 26.169 dari sebelumnya di posisi 26.163,24.
Pada sesi perdagangan yang berlangsung pada Rabu, 22 April 2026, indeks S&P 500 mengalami lonjakan sebesar 1,05% ke level 7.137,90. Nasdaq Composite, yang didominasi oleh saham-saham teknologi, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa dalam perdagangan intraday dengan kenaikan 1,64% dan ditutup pada level 24.657,57.
Sementara itu, Dow Jones Industrial Average juga mencatat peningkatan, naik 340,65 poin atau 0,69%, menembus angka 49.490,03.

