Dewa United Banten, sebagai wakil Indonesia, berhasil menunjukkan performa yang mengesankan di ajang Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2026. Saat ini, tim yang dikenal dengan julukan “Anak Dewa” ini menempati posisi teratas klasemen Grup A dengan catatan tiga kemenangan berturut-turut.
Menurut informasi resmi dari laman FIBA per tanggal 16 April, Dewa United telah mengumpulkan enam poin sempurna. Mereka mengungguli Hi Tech Basketball Club (HIT) dari Thailand yang berada di posisi kedua dengan empat poin, sedangkan Johor Southern Tigers (JST) asal Malaysia berada di urutan ketiga.
Kemenangan yang diraih Dewa United di pertandingan ketiga mereka sangatlah dramatis, terutama saat berhadapan dengan Hi-Tech Basketball Club. Laga tersebut berlangsung ketat dan berujung pada babak perpanjangan waktu, di mana Dewa United keluar sebagai pemenang dengan skor 99-94. Sebelumnya, tim ini juga menunjukkan performa solid dengan mengalahkan HIT dalam pertemuan pertama dengan skor 97-77 dan menumbangkan JST dengan hasil 97-91.
Keberhasilan Dewa United dalam meraih kemenangan ini sangat dipengaruhi oleh kedalaman skuad yang dimiliki serta strategi rotasi pemain yang efektif. Para pemain kunci berhasil menjaga ketenangan di saat-saat penting, yang menjadi faktor utama dalam kompetisi di tingkat Asia ini.
Di sisi lain, kompetisi di Grup B tidak kalah ketat. Taoyuan Pauian Pilots dari Taiwan kini memimpin dengan mengumpulkan empat poin, diikuti oleh South China Athletic dari Hong Kong yang juga memiliki jumlah poin yang sama, namun kalah dalam selisih angka. Sementara itu, Chinggis Broncos (Mongolia) dan New Taipei Kings masih terjebak di posisi bawah klasemen.
Dewa United Banten akan menghadapi ujian berikutnya pada malam ini, Kamis (16 April) pukul 19.30 WIB, ketika mereka bertandang ke markas Johor Southern Tigers di Johor Baru, Malaysia. Pertandingan ini menjadi peluang emas bagi Dewa United untuk semakin mengukuhkan posisinya di puncak klasemen dan memastikan tempat di fase selanjutnya dengan catatan tanpa kekalahan.
Klasemen Grup A saat ini menunjukkan dominasi Dewa United, sedangkan di Grup B, persaingan antara tim-tim teratas semakin memanas dengan hasil yang sangat tipis. Pertarungan di kedua grup ini menunjukkan betapa kompetitifnya ajang BCL Asia-East 2026, di mana setiap pertandingan memiliki arti penting dalam menentukan nasib tim di fase-fase berikutnya.

